PROBATAM.CO, Kota Bandung – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat melalui Kodam III/Siliwangi kembali membuka kesempatan kepada putra-putri terbaik bangsa untuk mengabdikan diri kepada Negara melalui penerimaan prajurit TNI AD dengan mendaftarkan diri menjadi Calon Bintara PK dan Tamtama, gelombang I TA 2027.
Pendaftaran Bintara PK dilakukan secara Online maupun Offline, mulai tanggal 1 Oktober 2026 sampai dengan 13 Januari 2027 dengan persyaratan sebagai berikut: Warga Negara Indonesia (WNI), Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setiap kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, Berumur paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 26 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 14 Februari 2027, Sehat jasmani dan rohani, Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, Bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
Selanjutnya para pendaftar berijazah S1/D3/D2/D1 tanpa persyaratan nilai, atau lulusan SMA/MA/SMK sederajat baik negeri maupun swasta (Berlaku Ijazah paket C), dengan persyaratan nilai rata-rata 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika) ujian nasional sebagai berikut: Lulusan SMA/MA/SMK yang menggunakan ujian nasional, memiliki nilai rata-rata nilai ujian negara paling rendah 37, lulusan tahun 2020 s/d 2026 memiliki nilai rata-rata raport minimal 65.
Selanjutnya pendaftar belum.pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan pertama TNI AD dan pendidikan kejuruan/lanjutan dan terakhir pendaftar memiliki tinggi badan 163 cm, dengan berat badan seimbang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Adapun untuk Tamtama PK pendaftaran bisa dilakukan secara online maupun offline mulai tanggal 1 Oktober 2026 s/d 10 Februari 2027 dengan persyaratan sebagai berikut: Warga Negara Indonesia (WNI), Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setiap kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, Berumur paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 26 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 5 Maret 2027, Sehat jasmani dan rohani.
Pendaftar tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, Bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI, Berijazah minimal SMA/MA/SMK sederajat, baik negeri maupun swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan (berlaku paket C).
Pendaftar belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan pertama TNI AD dan pendidikan kejuruan/lanjutan, memiliki tinggi badan minimal 158 cm dengan berat badan seimbang/ideal sesuai ketentuan yang berlaku.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih melalui Aspers Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf Noppy Laksana Armyanto menegaskan bahwa pendaftaran menjadi prajurit Bintara PK dan Tamtama PK ‘TIDAK DIPUNGUT BIAYA’ atau Gratis.
Proses penerimaan prajurit dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel dan tidak dipungut biaya, setiap calon harus mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Penerimaan prajurit TNI AD merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, karena itu kami mengajak putra-putri terbaik untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik secara administrasi, kesehatan, jasmani, mental maupun akademik,” ujar Kolonel Inf Noppy Laksana Armyanto, Selasa 29 September 2026.
Lebih lanjut disampaikan, para calon diharapkan memanfaatkan informasi resmi mengenai penerimaan prajurit TNI AD secara online melalui website resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id dan bagi pendaftar yang mengalami kendala, kata Aspers, bisa melakukan pendampingan melalui Babinsa maupun satuan kewilayahan TNI AD terdekat.
Ia juga mengingatkan kepada para calon agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.
“Jangan percaya kepada siapapun yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang, seleksi dilaksanakan secara objektif sesuai kemampuan dan persyaratan yang telah ditentukan,” tegas Aspers Kasdam III/Siliwangi.
Menurut Aspers Kasdam III/Siliwangi, menjadi prajurit TNI AD bukan sekedar pekerjaan, tetapi merupakan panggilan pengabdian yang menuntut disiplin, integritas, loyalitas, profesional serta kesiapan untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi.
“Ikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh, percaya pada kemampuan diri sendiri, menjaga kesehatan, berlatih secara teratur dan senantiasa berdoa, raihlah cita-cita menjadi prajurit melalui proses yang benar dan jujur,” harapnya.
Melalui penerimaan prajurit gelombang I TA 2026/2027, Kodam III/Siliwangi berkomitmen menjaring sumber daya manusia terbaik yang memiliki integritas, kemampuan dan semangat pengabdian memperkuat TNI AD dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. pb/rie**





Komentar