PROBATAM.CO, JAWA TENGAH– BERBAGAI upaya dilakukan anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0708/Purworejo untuk memastikan pengerjaan sasaran fisik berjalan lancar.
Salah satunya dengan membuat bak penampungan air darurat untuk mendukung proses pengecoran jalan rabat beton di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno.
Pembuatan bak penampungan tersebut dilakukan untuk mempermudah pendistribusian air yang menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses pengadukan material pengecoran.
Dengan adanya bak penampungan, air dapat disiapkan dan disalurkan lebih mudah sesuai kebutuhan di lokasi pekerjaan.
Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas dalam mengatasi kendala teknis selama pelaksanaan pembangunan.
Sertu Kameswara, anggota Satgas TMMD mengatakan, ketersediaan air sangat dibutuhkan dalam proses pengecoran jalan.
Karena itu, katanya, bak penampungan dibuat agar distribusi air lebih mudah dan pekerjaan dapat berjalan secara efektif.
“Bak penampungan ini dibuat untuk mempermudah pendistribusian air, terutama saat proses pengadukan material. Dengan air yang sudah tersedia di tempat penampungan, pekerjaan pengecoran bisa lebih cepat dan tidak banyak waktu terbuang,” ujarnya, Rabu 5 Agustus 2026.
Menurutnya, keberadaan bak penampungan juga membantu anggota Satgas dan warga dalam mengatur penggunaan air selama proses pengecoran berlangsung.
“Kami berusaha mencari cara agar pekerjaan bisa berjalan lancar. Meski sederhana, bak penampungan ini sangat membantu karena kebutuhan air untuk pengecoran cukup banyak,” tambahnya.
Pembuatan bak penampungan air tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga membutuhkan kreativitas dan kerja sama dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Setiap langkah dilakukan demi mewujudkan akses jalan yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat setelah program TMMD selesai. Pb/Rie





Komentar