PROBATAM.CO, Batam – Seorang pemuda berinisial AA (18 tahun) tewas setelah diduga jadi korban klitih atau kejahatan jalanan di sekitar Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta, Minggu (17/5) dini hari.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengatakan korban langsung dilarikan ke RS Panti Rapih Yogyakarta sesaat setelah kejadian. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Kini, jasad pemuda itu sudah dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk diautopsi.
“Tadi untuk korban sudah dilarikan ke Panti Rapih. Karena dinyatakan meninggal dunia, ini lagi kita geser ke Bhayangkara untuk dilakukan autopsi,” kata Adrian saat dihubungi.
Adrian mengatakan, penasihat hukum korban saat ini juga tengah membuat laporan resmi ke kepolisian.
Meski begitu, Adrian juga masih belum bisa menyimpulkan kasus kematian korban. Saat ini polisi tengah menelusuri kronologi kejadian.
“Saya belum bisa nyimpulkan. (Kemungkinan) street crime lah,” ujar Adrian.
Menurut Adrian, saat kejadian, korban tak sendiri. Dia sedang berboncengan dengan seorang temannya, yang bertindak sebagai pengemudi motor.
“Kronologis kejadian kita belum bisa pastikan bagaimana. Korban itu berdua sama kawannya, yang yang sebagai joki (menyetir motor). Nah, ini lagi kita ajak muter untuk cek TKP dan masih ada perubahan, artinya keterangan si saksi ini belum konsisten. Makanya kita belum berani mengungkapkan kronologisnya,” ucap Adrian.
Dari informasi yang beredar, korban mengalami luka tusuk. Soal ini, Adrian masih menunggu keterangan dari hasil pemeriksaan medis.
“Nunggu medis ya, yang berkompeten menjelaskan,” pungkasnya.
Sumber : KUMPARAN





Komentar