PROBATAM.CO, Batam – Lebanon menyebut dua paramedis yang berafiliasi dengan milisi bersenjata Hizbullah tewas akibat serangan Israel di wilayah selatan negara itu pada Minggu (10/5), meski gencatan senjata masih berlaku.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lebanon mengatakan serangan Israel secara langsung menyasar dua lokasi milik Islamic Health Committee, lembaga kesehatan yang terafiliasi dengan Hizbullah.
Dalam pernyataannya yang dikutip AFP, satu paramedis tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan di Qalaway, sementara satu paramedis lain tewas dan dua orang terluka di Tibnin.
“Israel secara langsung menargetkan dua lokasi Health Committee melalui dua serangan,” kata Kemenkes Lebanon.
Pemerintah Lebanon juga mengecam serangan tersebut dan menilai tindakan Israel sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.
Serangan terbaru ini terjadi di tengah ketegangan yang masih berlangsung di perbatasan Lebanon-Israel meski kedua pihak sebelumnya telah menyepakati perpanjangan gencatan senjata hingga pertengahan Mei.
Sumber : KUMPARAN





Komentar