Beranda / Batam / 364 Personel Gerebek Bukit Senyum, 24 Orang Positif Narkoba

364 Personel Gerebek Bukit Senyum, 24 Orang Positif Narkoba

Personel gabungan Polda Kepri, Polresta Barelang, BNNP Kepri, dan unsur terkait menggelar Operasi Sarang Narkoba di kawasan Bukit Senyum, Kampung Seraya, Batu Ampar, Batam, Sabtu (17/10/2026) dini hari.

PROBATAM.CO, Batam – Operasi Sarang Narkoba di kawasan Bukit Senyum, Kampung Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Sabtu (17/10) dini hari, mengamankan 33 orang untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan urine. Hasilnya, 24 orang dinyatakan positif, sedangkan sembilan lainnya negatif. Operasi gabungan ini juga mengungkap sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Sebanyak 364 personel gabungan dikerahkan dalam operasi yang melibatkan Ditresnarkoba Polda Kepri, Polresta Barelang, BNNP Kepri, Brimob, serta unsur terkait lainnya. Petugas menyasar titik-titik yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan maupun transaksi narkotika di kawasan yang selama ini menjadi perhatian aparat.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei mengatakan, operasi tersebut tidak sekadar berorientasi pada penindakan, tetapi juga memulihkan kawasan agar tidak kembali menjadi tempat peredaran narkoba. “Penertiban ini harus menjadi langkah awal untuk memulihkan lingkungan. Penegakan hukum perlu berjalan beriringan dengan pengawasan berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat agar kawasan yang sudah ditertibkan tidak kembali menjadi titik peredaran narkoba,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan Quick Wins Kapolri Program Nomor 2 tentang Pemulihan Kawasan Narkoba. Melalui program ini, penanganan kawasan rawan narkotika tidak berhenti pada penindakan terhadap orang-orang yang ditemukan di lokasi, tetapi juga diarahkan pada upaya pencegahan agar aktivitas serupa tidak berulang.

Dari operasi tersebut, petugas menemukan tujuh paket yang diduga sabu dengan berat sekitar 2,6 gram. Selain itu, diamankan pula sejumlah alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika, 11 unit telepon genggam, satu timbangan digital, perangkat penerima sinyal beserta tiga kamera CCTV, sebilah senjata tajam jenis samurai, enam korek api, serta satu kotak kaca pirex.

Kapolda dan Wakapolda Kepri Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Wujudkan Publik yang Aman

Temuan itu menjadi bagian dari pendalaman petugas untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lokasi tersebut. Sementara itu, hasil pemeriksaan urine terhadap 33 orang yang diamankan juga perlu ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil positif urine tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang terlibat dalam peredaran gelap narkotika.

Pemulihan Bukit Senyum membutuhkan langkah yang lebih panjang daripada operasi sesaat. Pengawasan lingkungan, edukasi mengenai bahaya narkotika, serta keterlibatan warga menjadi bagian penting untuk mencegah kawasan yang telah ditertibkan kembali dimanfaatkan untuk aktivitas serupa.

Polda Kepri mengimbau masyarakat agar tidak menutup mata terhadap dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Warga yang mengetahui aktivitas mencurigakan dapat melaporkannya melalui layanan kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat.

Aparat menegaskan, setiap temuan dalam operasi akan ditindaklanjuti berdasarkan hasil penyelidikan dan ketentuan hukum yang berlaku. Tantangan berikutnya bukan hanya mengungkap aktivitas narkotika di Bukit Senyum, melainkan memastikan penertiban tersebut membawa perubahan nyata bagi lingkungan dan masyarakat setempat. (*)

Editor: IW

PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement