PROBATAM.CO, Tanjungpinang – Sebanyak 3.000 santri memadati Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tanjungpinang, dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10/2026).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin upacara peringatan yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” tersebut.
Dalam amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar yang dibacakannya, Ansar menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa, tidak hanya melalui ilmu agama, tetapi juga penguasaan teknologi, inovasi, dan penguatan akhlak.
“Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia,” demikian pesan Menteri Agama.
Peringatan ini disejalankan dengan pelantikan pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kepri periode 2026–2031, deklarasi antikekerasan, serta penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba dan santri berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Menariknya, Pemprov Kepri juga berencana menambah kategori lomba pidato bahasa Mandarin pada peringatan Hari Santri 2027 untuk mendorong peningkatan kemampuan dan daya saing santri.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Kepri Bersholawat bersama 3.000 santri sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
Turut hadir Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Sekdaprov Kepri Misni, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, unsur Forkopimda, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, serta jajaran pemerintah daerah.
Peringatan Hari Santri ini diharapkan memperkuat kontribusi pesantren dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan siap berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Dan/**)





Komentar