Billy Cs Jalani Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan di PN Karimun

PROBATAM.CO, Karimun – Sidang perkara dugaan penganiayaan yang menyeret nama pengusaha perhotelan di Karimun, Billy Bravomax digelar di ruang Kartika Pengadilan Negeri Karimun, Senin (7/10) kemarin.

Billy menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Wikan, bersama ketiga orang terdakwa lainnya yakni Agustino, Michael, dan Vincent.

Para terdakwa telah dilakukan penahanan sejak 15 Agustus 2019 karena diduga melakukan penganiayaan terhadap anak dibawah umur pada 10 Agustus 2019 lalu.

Kemudian, masa penahanan diperpanjang sejak 4 September 2019 sebagai tahanan kota.

Dalam persidangan, majelis hakim memutuskan para terdakwa dilakukan pengalihan tahanan kota menjadi tahanan rutan hingga 29 Oktober 2019.

“Untuk memperlancar jalannya persidangan sesuai hukum acara yang berlaku, majelis melakukan pengalihan penahanan dari tahanan kota menjadi tahanan rutan,” kata Ketua Majelis Hakim, Joko Dwihatmoko.

Joko mengatakan, masa penahanan akan kembali dilakukan perpanjangan jika proses persidangan selesai hingga pada 29 Oktober 2019 mendatang.

“Itu kan baru penahanan dari ketua majelis, nanti ada perpanjangan penahanan dari ketua Pengadilan Negeri Karimun selama 60 hari,” jelasnya.

Sidang akan kembali dilanjutkan pada tanggal 14 Oktober 2019 dengan agenda keterangan saksi.

Diberitakan sebelumnya, Billy diduga bersama ketiga orang rekannya itu melakukan penganiayaan terhadap TR (17), seorang pria yang masih berstatus pelajar di Kelenteng Cetya Arya Deva, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun. (riandi)

BACA JUGA

BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang Serahkan SKK ke Kejari Karimun Tindak Perusahaan Menunggak Iuran

Jhony

BPJamsostek Teken MoU dengan Kejaksaan Negeri Karimun

Jhony

Tanker MT Sun Live Selundupkan BBM Asal Karimun ke Malaysia Timur, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

HDM Fayyadh

Viral Percobaan Penculikan Anak, Ini Kata Polisi

HDM Fayyadh

Siswa SMP Karimun, Gelar Simulasi UNBK

Jhony

Ketersediaan Blangko KTP di Karimun Terbatas, Warga Harap Bersabar

Indra Helmi