PROBATAM.CO, Kabupaten Bandung – KEBERADAAN sungai Citarum, tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen terkait, termasuk masyarakat.
Kesadaran untuk menjaga lingkungan, harus ditanamkan sejak dini, termasuk kepada Generasi Muda.
Hal itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat melaksanakan kunjungan kerja di titik nol Citarum, Situ Cisanti, Kecamatan Kertasari, Jawa Barat, Jum’at 14 Agustus 2026.
Kunjungan Pangdam III/Siliwangi, didampingi Dansatgas Citarum Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto, Dansatgas 3 Kolonel Inf Makmur Siagian, Dansektor 2 Kolonel Inf Dwi Kristiyanto, Pjs Dansektor 1 Kapten Syahrizal.
Turut hadir Kalakhar Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Tamim, Bapak Gani Direktur PT Ghani Artha, Dandim 0624/Kab Bandung Letkol Kav Samto Betah, Staf Posko Utama Bapak Sandi.
Disampaikan Pangdam, kita harus bersama sama menjaga lingkungan DAS Citarum agar tetap bersih, airnya mengalir tanpa membawa sampah, limbah juga kotoran hewan.

“Hari ini kita semua berada di titik nol Daerah Aliran Sungai Citarum, di Danau Cisanti bersama Dansatgas, Para Dansektor, pemerintah juga tokoh masyarakat,” ujar Mayjen TNI Kosasih.
Menurut Pangdam, Kawasan Situ Cisanti memiliki nilai strategis, karena menjadi salah satu kawasan penting dalam ekosistem hulu sungai Citarum.
Oleh karena itu, lanjutnya, kelestarian lingkungan di wilayah ini harus terus dijaga secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara Pemerintah, TNI, Masyarakat, Dunia Usaha serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kunjungan Kerja Pangdam III/Siliwangi menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam pelaksanaan Program Citarum Harum.
Mayjen TNI Kosasih menekankan, bahwa keberhasilan menjaga Citarum tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, melainkan membutuhkan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat secara konsisten.
“Kalau kita ingin Citarum tetap bersih dan memberikan manfaat bagi masyarakat, maka kita harus menjaga dari hulunya. Apa yang kita lakukan hari ini harus menjadi gerakan bersama dan dilanjutkan secara terus-menerus,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam III/Siliwangi meninjau sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar Situ Cisanti.
Di antaranya stand UMKM dan pengobatan massal, menebar benih ikan serta Eco Enzyme, penanaman pohon Ki Damar di kawasan Kilometer 0 Citarum, pemberian bantuan sosial kepada masyarakat sekitar Situ Cisanti, serta ramah tamah bersama warga.
Penanaman pohon Ki Damar di KM 0 Citarum menjadi salah satu simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan kawasan hulu.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa keberlangsungan Citarum sangat bergantung pada kondisi lingkungan di wilayah hulu.
Selain aspek lingkungan, perhatian Pangdam juga diarahkan kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran stand UMKM, pengobatan massal, dan pemberian bantuan sosial menunjukkan bahwa program pembinaan wilayah perlu berjalan secara terpadu, dengan memperhatikan aspek lingkungan sekaligus kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pangdam berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat serta mendorong tumbuhnya partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan.
“Jadikan Citarum ini sebagai tanggung jawab kita bersama. Kalau lingkungan kita jaga, air kita jaga, hutan kita jaga, maka kehidupan masyarakat juga akan menjadi lebih baik,” pungkas Pangdam. Rie





Komentar