PROBATAM.CO, JAWA TENGAH – Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., secara resmi menutup pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kamis 13 Agustus 2026.
Penutupan TMMD ditandai dengan pemukulan kentongan dan pemotongan pita oleh Kasdam IV/Diponegoro bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo.
Upacara menjadi tanda berakhirnya rangkaian program TMMD yang telah dilaksanakan bersama antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
Saat membacakan sambutan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, Kasdam menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.
Menurut Kasdam, tema tersebut menegaskan pentingnya membangun Desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
“Saya sangat optimis Desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial, dan menjaga budaya masyarakat. Karena itu, pembangunan yang merata di desa akan memperkokoh kedaulatan NKRI,” katanya.
Kasdam menjelaskan, TMMD merupakan program kerja sama terpadu dan berkelanjutan yang melibatkan TNI, Polri, kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian (LPNK) serta pemerintah daerah.
Sinergi tersebut diarahkan untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung aspek pertahanan.
“Program TMMD memadukan langkah masing-masing instansi untuk membantu percepatan pembangunan di daerah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat sekaligus mendukung aspek pertahanan,” ujarnya.
Sasaran utama TMMD, kata Kasdam, difokuskan pada wilayah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal atau miskin, terisolasi atau terpencil, wilayah perbatasan, daerah kumuh perkotaan, maupun lokasi yang terdampak bencana.
“Melalui pembangunan yang berfokus di Desa ini, kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkecil kesenjangan sosial, dan mewujudkan pembangunan yang benar-benar merata,” tegasnya.
Kasdam berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan melalui program TMMD dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut.
Dengan berakhirnya TMMD Reguler ke-129, diharapkan semangat gotong royong dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat tetap terjaga, sehingga pembangunan di wilayah pedesaan dapat terus dilanjutkan secara berkesinambungan. Rie





Komentar