Beranda / KEPULAUAN RIAU / Cen Sui Lan Minta Pembangunan 50 Halte Laut Di Kepri Dapat Direalisasikan pada Tahun Anggaran 2024

Cen Sui Lan Minta Pembangunan 50 Halte Laut Di Kepri Dapat Direalisasikan pada Tahun Anggaran 2024

PROBATAM.CO, Jakarta -Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepulauan Riau (Kepri), Cen Sui Lan mengusulkan pembangunan sejumlah 50 halte laut (dermaga rakyat/pelantar) untuk di wilayah Provinsi Kepulauan Riau pada tahun anggaran 2024 mendatang.

Usulan Cen Sui Lan itu disampaikannya pada Rapat Dengan Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Rabu (5/7/2023).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI Komjen Hendro Sugiatno. Pada rapat ini, juga membahas tentang rencana alokasi prioritas anggaran tahun anggaran 2024 sekaligus evaluasi kegiatan tahun anggaran 2023 Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI.

Cen Sui Lan mengatakan usulan pembangunan halte laut ini,  merupakan tindak lanjut hasil reses DPR RI pada awal tahun 2023 lalu.

“Saat melaksanakan reses, para kepala desa dari Kabupaten Karimun secara khusus menemui saya. Mereka meminta agar dibangun dermaga rakyat,” kata istri Raja Mustakim itu.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Hal yang sama, juga terjadi saat ia melakukan reses ke Kabupaten Lingga, Bintan, Kepulauan Anambas dan Natuna. Para kepala desa secara terang-terangan memintanya untuk memperjuangkan pembangunan dermaga rakyat atau halte laut yang dimaksud.

Dalam RDP, ia juga  berkesempatan menjelaskan kondisi geografis Provinsi Kepulauan Riau yang didominasi lautan dibandingkan daratan.

“Pada kesempatan ini, saya mohon agar kabupaten-kabupaten di Kepri yang sangat memerlukan halte laut, pada tahun anggaran 2024, lebih diprioritaskan pembangunan halte lautnya. Pembangunan halte laut ini untuk connectivity atau konektifitas masyarakat,” ungkapnya.

“Jadi, bukan halte yang besar-besar. Tapi, halte (laut) yang kecil untuk masyarakat di kepulauan. Saat ini, masyarakat di Kepri sangat susah untuk melanjutkan perjalanan. Halte laut yang kecil itu diperbanyak pembangunannya. Itu sangat diperlukan masyarakat di daerah kepulauan,” tambahnya.

Sehari kemudian wanita energik yang juga Ketua Dewan Pembina Masyarakat Transportasi (MTI) Provinsi Kepri, menyampaikan halte laut atau dermaga rakyat merupakan infrastruktur utama yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di desa-desa se-Provinsi Kepri.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Menurutnya, halte laut atau dermaga rakyat maupun pelantar tersebut sangat dibutuhkan untuk melakukan perjalanan bagi masyarakat di desa-desa yang lokasinya berpencar di pulau-pulau di Kepri.

“Semoga pembangunan 50 halte laut untuk wilayah Kepri ini, direalisasikan pada tahun anggaran 2024 nanti,” pungkasnya. (*/r)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement