Beranda / Gaya Hidup / Ngeri! Nekat Mukbang Kodok Hidup, Nasib Pria Ini Berakhir Tragis

Ngeri! Nekat Mukbang Kodok Hidup, Nasib Pria Ini Berakhir Tragis

Ilustrasi kodok. (Photo: Suara.com)

PROBATAM.CO, China – Kendati zaman sudah semakin modern, faktanya masih banyak orang percaya dengan saran kesehatan yang belum pasti. Misalnya saja seperti kisah pria mukbang kodok hidup berikut ini.

Ya, melansir dari laman SCMP, Rabu (16/6/2021), belum lama ini viral kisah pria asal China Timur yang mengalami infeksi parah usai mukbang kodok hidup.

Pria yang diketahui memiliki nama Sun tersebut, melahap 5 ekor kodok hidup berkat saran dari sang tetangga.

Sang tetangga menyebutkan bahwa dengan menyantap kodok hidup, tubuh Sun akan menjadi lebih kuat.

Tapi sayangnya, Sun malah mengalami demam dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Pihak Rumah Sakit Zheijan University mengatakan, bahwa pria tersebut bekerja sebagai petani.

Ketika bekerja, Sun mengaku menangkap banyak kodok dan langsung melahapnya hidup-hidup tanpa diolah terlebih dahulu.

Akibat ulahnya itu, Sun menderita infeksi dengan jenis parasit berbahaya. Sang dokter mengatakan bahwa tubuh Sun sudah dipenuhi dengan sejenis cacing pita bernama Spirometra Mansoni.

Jelas saja, Spirometra Mansoni ini adalah kenis cacing pita yang ditemukan dari kodok hidup.

Beruntung, infeksi tersebut belum menjalar ke otak atau bahkan bagian mata yang sudah pasti akan lebih mengancam jiwa Sun.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

“Kita setiap tahun menerima pasien yang terinfeksi parasit dan sakitnya cukup parah,”ungkap Qu Tinging, salah seorang dokter dari rumah sakit yang menangani Sun.

Sudah sejak lama, orang China di pedalaman memiliki kepercayaan bahwa kodok hidup memberikan manfaat yang baik.

Tapi sesungguhnya, dokter sangat tidak menyarankan hal ini karena banyak kasus dan penyakit mengerikan disebabkan akibat makan kodok hidup. (*)

Sumber: Suara.com

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement