PROBATAM.CO, Batam- Hari ini, Kamis (20/8/2020), telah terjadinya Peristiwa orang memancing Ikan menggunakan rakit berbahan gabus terbawa Arus Laut di Perairan antara Kampung Kelembah dengan perairan belakang Perumahan Botania I Kecamatan Nongsa, Kota Batam.
Tiga laki-laki yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, masing-masing korban pertama, Junaidi S Meliala (23), Alamat Perumahan Taman Jasinta Indah Kecamatan Batam.

Korban yang kedua Lewic Suseno (26), Alamat Perumahan Botania Garden Kecamatan Batam Kota.
Sedangkan korban ketiga yaitu Yogi Pratama (22), beralamat di Perumahan Botania Garden Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.
Kasat Polair Polresta Barelang AKP Syamsurizal menjelaskan kronologis kejadian pada hari ini sekitar jam 11.00 wib, 3 orang korban berangkat memancing ikan ke perairan laut melewati bibir pantai Padepokan yg ada di belakang Perumahan Botania Garden I Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.
“Korban menggunakan Rakit yang berbahan Gabus bekas Box Es yang ada di dekat bibir pantai, lalu setelah ketiga korban berada di atas rakit langsung membawa rakit ke perairan sekitar 20 meter dari bibir pantai,” jelasnya.
Lalu memancangkan 2 batang kayu gala lalu mengikatkan ralit di kedua kayu yg sudah dipancangan , kemudian sekitar 11.30 wib saat sedang memancing ikan tiba-tiba datang angin membuat ikatan tali lepas dari kedua kayu gala tersebut dan rakit langsung terbawa arus air laut yang kencang pada saat itu.

“Kemudian ketiga korban berupaya utk membawa rakit kepinggir perairan tapi sia-sia, ketiga Korban saat itu sudah putus asa dan panik karena cuaca saat itu angin kencang hingga membawa rakit laut ketengah perairan laut dekat kampung kelembah dan Kampung Terih, ketiga korban berupaya berteriak namun tidak ada yang dengar, hingga akhirnya salah satu mencoba menelpon bibinya yang bernama Ermida Bangun,” jelasnya.
Kemudian bibinya, sambung dia, memberitahukan kepada Ketua RT Perumahan BPD Kecamatan Batam Kota Erry Syahrial untuk selanjutnya memberitahukan kejadian tersebut ke Polsek Batam Kota.
Sekitar jam 16.00 wib Personil Polsek Batam Kota Aiptu Erwin Sibarani memberitahukan ke Unit Gakkum Polair Polresta terkait peristiwa tersebut karena ketiga korban mengaku sudah mendekati kawasan Ocarina.
Selanjutnya Unit Gakkum Polair Polresta Barelang mendatangi lokasi kawasan Ocarina untuk melakukan koordinasi evakuasi korban, namun saat tiba di Ocarina keberadaan korban tidak ada terlihat disekitaran perairan Ocarina.
Kemudian Kanit Gakkum Polair IPTU Benny Syahrizal SH MH melakukan koordinasi dengan warga yg berada di Kampung Terih untuk membantu korban melalui saksi- Saksi. sekitar jam 17.00 wib ketiga korban dapat ditemukan dan dievakuasi ke pantai Botania.
Menyikapi Hal tersebut Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur Y.F.S SH, S.IK, MH membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dalam situasi cuaca yang ekstrem seperti ini untuk tidak melakukan aktivitas memancing dengan peralatan yang tidak memiliki savety (keamanan),” kata dia.
“Apalagi menggunakan rakit yang terbuat dari gabus seperti kejadian tersebut diatas dan dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ungkap Kapolresta Barelang yang disampaikan melalui Kasubbag Humas Polresta Barelang AKP Betty Novia. (r/iin)
.




Komentar