PROBATAM.CO, Batam – Sejak Sabtu (18/4/2020), Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mendistribusikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak corona virus disease (covid-19). Pendistribusian tersebut dimulai dari Kecamatan Lubuk Baja dan berlanjut di 12 kecamatan se-Kota Batam hingga sepekan ke depan.
“Sembako yang disalurkan ini merupakan paket sembako tahap pertama yaitu pengalihan dari kegiatan bazar sembako yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Setiap paketnya berisi 5 kg beras, 2 liter minyak, dan 1 kg gula,” Ujar Walikota Batam, Muhammad Rudi, Selasa(21/4/2020).
Lanjutnya, Setelah sembako tahap pertama selesai didistribusikan, rencananya pada awal Mei akan kembali disalurkan paket sembako tahap kedua yang berisi 10 Kg beras, 3 liter minyak goreng dan 1 dus mie instant bagi 260.000 Kepala Keluarga (KK).
“Ini adalah paket sembako tahap pertama. Nantinya di awal Mei akan kita distribusikan kembali paket tahap kedua untuk 260.000 KK, yang setiap paketnya berisi 10 kg beras, 3 liter minyak goreng, dan 1 dus mie instan,” sebut Rudi.
Bantuan tahap kedua nantinya akan diupayakan dapat berlangsung selama 6 bulan dengan menggunakan anggaran Pemko Batam, Provinsi Kepri, dan BP Batam. Rudi juga menyebut dalam hal tersebut Pemerintah Kota Batam juga telah berkoordinasi dengan Gubernur Kepri.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Walaupun belum semua dapat kita bantu, tetapi paling tidak lebih dari separuh Kepala Keluarga di Kota Batam bisa kita berikan paket sembako,” paparnya.
Dan sesuai dengan protokol pencegahan penularan Covid-19, pembagian sembako tidak dilakukan dengan cara mengumpulkan massa. Melainkan di antar satu per satu ke setiap rumah warga penerima bantuan.
“Jadi kalau ada yang pembagian sembakonya mengumpulkan orang banyak, itu bukan dari Pemko Batam,” tegas Rudi.(Zel)




Komentar