PROBATAM.CO, Batam – Beras murah yang dijual di Pelabuhan Mongkol, Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang, langsung diserbu warga. Sebanyak 46 karung beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disediakan dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) habis terjual hanya dalam waktu satu jam, Rabu (14/10).
Beras kemasan lima kilogram itu dijual seharga Rp56 ribu per karung. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp65 ribu. Artinya, warga bisa menghemat Rp9 ribu untuk setiap pembelian satu karung beras.
Gerakan Pangan Murah ini digelar Polsek Belakang Padang bersama Perum Bulog sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Belakang Padang, AKP Rio Ardian, dan turut dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Pemping, Bripka Muhammad Royani, bersama masyarakat setempat.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat meringankan pengeluaran rumah tangga. Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi warga, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di wilayah Belakang Padang,” ujar Kapolsek Belakang Padang, AKP Rio Ardian.
Sebanyak 230 kilogram beras disiapkan untuk warga. Namun, tingginya minat masyarakat membuat seluruh persediaan habis sekitar pukul 14.00 WIB. Cepatnya beras terjual menunjukkan program pangan murah mendapat sambutan positif dari warga yang ingin menekan pengeluaran rumah tangga.
Bagi masyarakat, selisih harga Rp9 ribu mungkin terlihat sederhana. Namun, ketika kebutuhan pokok harus dipenuhi secara rutin, penghematan tersebut cukup berarti, terlebih bagi warga yang mengandalkan beras sebagai kebutuhan pangan utama sehari-hari.
Selain membantu menjaga daya beli masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Ketersediaan beras dengan harga lebih terjangkau diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus mengurangi beban pengeluaran warga.
Polresta Barelang melalui Polsek Belakang Padang bersinergi dengan Bulog untuk mendukung ketersediaan bahan pangan dan menjaga keterjangkauan harga di tengah masyarakat. Program seperti ini juga menjadi salah satu bentuk kehadiran kepolisian melalui kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Warga Kelurahan Pemping menyambut baik pelaksanaan GPM tersebut dan berharap kegiatan serupa bisa kembali digelar. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang berkesempatan mendapatkan beras dengan harga di bawah pasaran.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Belakang Padang juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Jika membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), warga dapat menghubungi layanan Polisi 110. (*)
Editor: IW





Komentar