Beranda / Internasional / Putin Turun Tangan, Bantu Upayakan Pengakhiran Perang AS-Iran

Putin Turun Tangan, Bantu Upayakan Pengakhiran Perang AS-Iran

PROBATAM.CO, Jakarta – Presiden Rusia Vladimir Putin mengambil langkah diplomatik untuk membantu mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Putin menyampaikan pandangan Teheran mengenai kemungkinan penyelesaian konflik tersebut secara langsung kepada Presiden AS Donald Trump.

Kantor berita Rusia, Interfax, melaporkan Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov telah mengonfirmasi bahwa langkah diplomasi tersebut dilakukan atas koordinasi dan persetujuan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

“Dengan berkoordinasi bersama Presiden Iran, Putin menyampaikan kepada Trump pandangan pihak Iran mengenai kemungkinan penyelesaian konflik tersebut,” ujar Dmitry pada Sabtu (10/10), dikutip dari Reuters.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Putin dan Pezeshkian di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) di Turkmenistan. Dalam pertemuan itu, Putin menyatakan kesediaannya untuk mengerahkan segala kemampuan guna membantu mengakhiri perang di Timur Tengah.

“Kami siap melakukan segala sesuatu yang berada dalam kemampuan kami untuk membantu menyelesaikan situasi ini,” ujar Putin.

Kerusuhan di Lapas Merauke, Narapidana Mengamuk hingga Bakar Kantor Administrasi

Upaya mediasi Rusia berlangsung di tengah kebuntuan komunikasi langsung antara Washington dan Teheran. Dalam pertemuannya dengan Putin, Pezeshkian menyatakan negosiasi dengan AS tidak memiliki arti apabila Washington terus melancarkan serangan ketika perundingan berlangsung dan memaksakan pendekatan sepihak.

Pezeshkian juga menuding AS berupaya memaksakan kebijakan serta pandangannya kepada negara-negara lain.

“Jika Amerika Serikat bersikeras menerapkan pendekatan sepihak, penyelesaian tidak akan mungkin tercapai,” ujar Pezeshkian sebagaimana dilaporkan media pemerintah Iran.

Meski menyampaikan kritik terhadap pendekatan Washington, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tetap menginginkan terbentuknya kerangka kerja final untuk mengakhiri perang.

Di sisi lain, Trump mengklaim AS tengah menjalani pembicaraan produktif dengan Iran. Ia juga berjanji tidak akan melancarkan serangan baru sebelum pemilihan paruh waktu AS yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November.

Anak Krakatau Berstatus Siaga, BPBD Lampung Pastikan Belum Ada Dampak Langsung Abu Vulkanik

Keterlibatan Putin dalam upaya mediasi ini juga mencerminkan hubungan diplomatik dan militer Moskow dengan Teheran yang semakin erat sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022. Kedua negara yang menghadapi sanksi internasional tersebut dinilai semakin memiliki ketergantungan satu sama lain.

Iran dituduh memasok drone dan rudal jarak pendek kepada Rusia untuk digunakan dalam perang di Ukraina. Sementara itu, Moskow diduga memberikan dukungan data kepada Teheran untuk membantu serangan terhadap target-target AS di Timur Tengah.

Sebelumnya, Putin dan Pezeshkian juga bertemu di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai di Kirgizstan pada bulan lalu.

Menurut kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Putin dalam percakapan telepon dengan Pezeshkian menyatakan kesiapannya untuk membantu menjadi mediator dalam konflik di Timur Tengah.(lam/cnnindonesia)

Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika: Bezzecchi Crash, Marc Marquez Keluar sebagai Juara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement