Beranda / Hiburan / Atasi Banjir di Margahayu, Gubernur Dedi Mulyadi: Lanud Sulaiman, Angkatan Udara yang Peduli Sungai

Atasi Banjir di Margahayu, Gubernur Dedi Mulyadi: Lanud Sulaiman, Angkatan Udara yang Peduli Sungai

PROBATAM.CO, Kabupaten Bandung – GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai Lanud Sulaiman turut berperan aktif dalam upaya normalisasi sungai sebagai langkah mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Margahayu dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Komandan Lanud Sulaiman, Marsma TNI Eko Sujatmiko, M.M., yang turut mendorong upaya normalisasi sungai untuk mengurangi risiko banjir.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM saat transit di Lanud Sulaeman sebelum melanjutkan perjalanan ke Tasikmalaya. Sabtu 10 Oktober 2026.

KDM juga menegaskan bahwa upaya penanganan banjir membutuhkan kepedulian dan kerjasama dari berbagai pihak.

Menurutnya, meskipun tugas utama dari Lanud Sulaiman di bidang pertahanan udara, tetapi keterlibatannya dalam menjaga lingkungan, terutama terutama penanganan aliran sungai patut menjadi contoh dan apresiasi.

Kerusuhan di Lapas Merauke, Narapidana Mengamuk hingga Bakar Kantor Administrasi

“Lanud Sulaiman ini Angkatan Udara, tetapi sangat peduli terhadap sungai, persoalan banjir harus dikerjakan dan ditangani bersama,” ujar KDM.

Sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Lanud Sulaiman, kata KDM, harus terus diperkuat, sehingga upaya penanganan banjir berjalan optimal dan wilayah Margahayu serta sekitarnya bisa bebas dari ancaman banjir.

Sementara itu, Danlanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko, M.M, mengatakan bahwa terdapat dua aliran sungai yang menjadi perhatiannya, yakni Sungai Cikungkurak, dan Sungai Cikahiyang.

Sungai Cikahiyang, lanjut Danlanud, melintasi wilayah Margahayu, Sayati dan Kopo, kemudian masuk ke kawasan Lanud Sulaiman sebelum bermuara ke Sungai Citarum.

“Sungai Cikungkurak, mengalir melalui kawasan Sayati, Kopo dan Sukamenak, kemudian melintasi Lanud Sulaiman dan bermuara ke Sungai Citarum,” ucapnya.

Putin Turun Tangan, Bantu Upayakan Pengakhiran Perang AS-Iran

Lebih lanjut dikatakan, normalisasi kedua aliran sungai tersebut disertai peningkatan kapasitas daya tampung aliran sungai di kawasan Lanud Sulaiman.

Danlanud Berharap, normalisasi itu menjadi solusi untuk mengurangi risiko banjir, khususnya di jalan Dengdek yang selama puluhan tahun kerap terdampak banjir.

“Apabila aliran sungai di bagian hulu dinormalisasi dan aliran sungai yang berada di kawasan Lanud Sulaiman mampu menampung debit air dengan baik, maka persoalan banjir di jalan Dengdek bisa teratasi,” jelas Danlanud Sulaiman.

Turut hadir para Kepala Dinas Lanud Sulaiman, Camat Margahayu Nur Hazanah serta Lurah Sulaiman Andri Aprimansyah R.

Melalui sinergi lintas instansi ini, Lanud Sulaiman menunjukan bahwa pengabdian TNI Angkatan Udara tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pertahanan negara, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dalam upaya membantu mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat. Rie**

Anak Krakatau Berstatus Siaga, BPBD Lampung Pastikan Belum Ada Dampak Langsung Abu Vulkanik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement