PROBATAM.CO, Batam – Sekitar 500 jemaah memadati kawasan Waduk Nongsa, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Jumat (9/10/2026) pagi. Dengan penuh kekhusyukan, mereka menunaikan Salat Istisqa berjamaah, memanjatkan doa kepada Allah SWT agar hujan segera turun di tengah kondisi cuaca ekstrem dan menyusutnya ketersediaan air baku yang menjadi salah satu sumber kebutuhan air bersih masyarakat Batam.
Di bawah langit pagi, masyarakat bersama unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dan kepolisian mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib. Salat Istisqa tersebut menjadi ikhtiar spiritual sekaligus ungkapan harapan agar hujan segera membasahi bumi dan membantu memulihkan ketersediaan air baku di Waduk Nongsa.
Wakapolsek Nongsa AKP Ferry Supriadi, mengatakan kehadiran kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar.
“Kami berharap melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, doa seluruh jemaah dikabulkan Allah SWT, hujan segera turun, dan ketersediaan air baku di Kota Batam dapat kembali terjaga. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta menggunakan air secara bijak,” ujarnya.
Salat Istisqa yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu dipimpin Ustaz Abu Fairuz Ahmad Ridwan. Para jemaah mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan khusyuk, memanjatkan doa agar Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya melalui turunnya hujan yang membawa manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Sebelum pelaksanaan salat, para jemaah mulai berdatangan ke lokasi sejak pukul 07.30 WIB. Mereka berasal dari berbagai unsur masyarakat yang bersama-sama mengikuti kegiatan di kawasan waduk, salah satu sumber air baku bagi masyarakat Kota Batam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Nongsa Amuri, Ketua LAM Kecamatan Nongsa Datok Agus Wahab, para lurah se-Kecamatan Nongsa, personel Polsek Nongsa, unsur BU SPAM BP Batam, perwakilan Pondok Pesantren At-Tahki, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Dalam suasana khidmat, para jemaah berharap hujan segera turun secara merata sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus menjaga keberlangsungan sumber air baku di Batam.
Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, pelaksanaan Salat Istisqa ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah, kepolisian, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan berkurangnya ketersediaan air. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian bersama terhadap lingkungan dan penggunaan air secara bijak menjadi hal yang tidak kalah penting.
Polsek Nongsa melakukan monitoring dan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran personel kepolisian bertujuan memberikan rasa aman kepada para jemaah serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB. Selama pelaksanaan Salat Istisqa berjamaah hingga doa bersama, situasi terpantau aman dan kondusif.
Polresta Barelang mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta menggunakan air secara bijak di tengah berkurangnya ketersediaan air baku. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau hendak melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban dapat menghubungi layanan Polisi 110. (*)
Editor: IW





Komentar