Beranda / Nasional / Pengurus PWI Jabar 2026-2031 Dilantik, KDM Ingatkan Independensi Wartawan Tak Boleh Terganggu

Pengurus PWI Jabar 2026-2031 Dilantik, KDM Ingatkan Independensi Wartawan Tak Boleh Terganggu

PROBATAM.CO, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menghadiri Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026-2031 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jum’at, 2 Oktober 2026.

Pelantikan Pengurus PWI Jawa Barat dipimpin langsung Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir dihadapan Unsur Pemerintahan, Jajaran Pengurus PWI Kota dan Kabupaten serta undangan.

Pelantikan Pengurus PWI Jawa Barat dipimpin langsung Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir dihadapan Unsur Pemerintahan, Jajaran Pengurus PWI Kota dan Kabupaten serta undangan, Jumat (2/10/2026). (Photo: pb/pwi)

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan insan pers agar tetap menjadi penjaga kebenaran informasi di tengah derasnya arus informasi publik.

Independensi wartawan, kata Dedi, tidak boleh terganggu oleh kepentingan apa pun, sehingga informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bripda Muhammad Atahirah Bawa Nama Polda Kepri ke Panggung Olahraga Dunia USIP 2026

Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan organisasi profesi wartawan memiliki tanggung jawab menjaga integritas jurnalistik dengan menempatkan fakta sebagai landasan utama pemberitaan.

“Wartawan itu kan independen, maka PWI harus terus menjunjung tinggi independensi, keberpihakan pada fakta dan menyajikan berita sesuai fakta, tidak menambah, tidak mengurangi,” ujar Dedi yang akrab disapa KDM.

Gubernur menilai, keberadaan pers yang profesional menjadi salah satu fondasi penting dalam kehidupan demokrasi. Media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga menjalankan peran pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Menurutnya, fungsi kontrol yang dilakukan media diperlukan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara terbuka dan tetap berada dalam koridor kepentingan masyarakat.

“Karena ini profesi terhormat dalam membangun keseimbangan demokrasi di Indonesia dan Jawa Barat dan upaya melakukan cek and balance terhadap penyelenggaraan pemerintahan kalau di Jawa Barat dipimpin oleh saya,” katanya.

Semarak Hari Batik Nasional, SDN 007 Muntai Kenalkan Batik Cual Anambas Lewat Fashion Show dan Lomba Mewarnai

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon menegaskan komitmen organisasinya untuk terus membangun hubungan yang produktif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tanpa meninggalkan fungsi utama pers sebagai pengawas kebijakan publik.

Ia menekankan, wartawan memiliki tanggung jawab ganda, yakni menyampaikan informasi terkait kinerja pemerintah sekaligus menjadi saluran bagi aspirasi masyarakat.

“Kita juga memiliki niat baik, Pak, untuk membesarkan, untuk terus menjadi mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tentunya pemerintah punya kinerja, masyarakat punya partisipasi, dan kita wartawan punya kewajiban untuk terus mengawal,” tegas Tantan.

Tantan mengungkapkan, PWI Jawa Barat saat ini menaungi lebih dari 1.000 anggota yang tersebar di 22 kabupaten dan kota, serta didukung empat kelompok kerja yang aktif menjalankan fungsi organisasi.

Dengan jaringan tersebut, PWI Jabar berupaya memastikan informasi pembangunan daerah tersampaikan secara luas, sekaligus membawa berbagai masukan masyarakat kepada pemerintah.

Kakanwil Ditjenpas Kepri Pantau Langsung Kondisi Lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIB Batam dari Berbagai Aspek

“Dan tentunya kita juga akan menyampaikan apa yang sudah dilakukan Pak Gubernur, apa yang akan disampaikan Pak Gubernur kepada masyarakat, dan tentu sebaliknya. Kita akan menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah masyarakat, apa yang menjadi aspirasi masyarakat, dan tentunya apa yang menjadi keinginan masyarakat,” ucapnya.

Tantan menambahkan, PWI Jawa Barat siap berkontribusi dalam mengawal berbagai program pembangunan daerah, termasuk mewujudkan visi “Jabar Istimewa, Kota Ditata, Lembur Diurus” yang menjadi arah pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi. (*/pb/rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement