Beranda / Tanjung Pinang / Mustamin Bakri Hadiri Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat

Mustamin Bakri Hadiri Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat

PROBATAM.CO, Tanjungpinang – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari daerah pemilihan Natuna–Anambas, H. Mustamin Bakri, menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lokasi pembangunan Monumen Bahasa Pulau Penyengat tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, unsur Forkopimda, kepala daerah serta sejumlah tokoh masyarakat.

Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga jejak sejarah bahasa Melayu yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan bahasa Indonesia. Pulau Penyengat sendiri dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan tradisi intelektual Melayu, termasuk melalui karya Raja Ali Haji. (Kepri Provinsi)

Mustamin Bakri yang merupakan Anggota Komisi III itu menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, keberadaan museum dan monumen bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga nilai luhur, sejarah dan budaya yang diwariskan kepada generasi mendatang.

“Harapan kita, upaya pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur warisan sejarah dapat terus terjaga dan terpelihara dengan adanya Tugu dan Museum Bahasa ini,” ujar Mustamin.

Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat

Ia menilai keberadaan Museum dan Monumen Bahasa Nasional harus mendapatkan perhatian dan pemeliharaan secara berkelanjutan setelah pembangunan selesai.

Mustamin berharap siapapun yang nantinya melanjutkan pemerintahan di Provinsi Kepulauan Riau dapat terus menjaga dan memelihara fasilitas tersebut.

“Siapapun yang melanjutkan pemerintahan di Kepri ke depan, kita harapkan dapat terus menjaga dan memelihara tugu dan museum ini. Apalagi anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunannya tidak sedikit,” katanya.

Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat diketahui menggunakan skema tahun jamak. Pemerintah Provinsi Kepri sebelumnya mengalokasikan sekitar Rp30,8 miliar melalui APBD 2026 dan Rp70,2 miliar pada 2027, dengan target penyelesaian pada akhir 2027 dan rencana peresmian pada 2028 bertepatan dengan 100 tahun Sumpah Pemuda. (PPID Kepri)

Sampaikan Aspirasi Masyarakat Natuna–Anambas

Hari Jadi Ke 24 Kepri, Kapolda dan Jajaran Raih Penghargaan

Dalam kesempatan tersebut, Mustamin Bakri juga menyampaikan aspirasi masyarakat dari daerah pemilihannya, Natuna dan Anambas.

Secara pribadi, ia menyampaikan aspirasi mengenai keinginan sebagian masyarakat Natuna–Anambas terkait pemekaran atau pembentukan provinsi baru yang terpisah dari Provinsi Kepulauan Riau.

Menurut Mustamin, aspirasi tersebut merupakan bagian dari dinamika dan harapan masyarakat di wilayah perbatasan yang perlu didengar serta menjadi bahan pembahasan secara konstitusional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Natuna–Anambas, dirinya berkewajiban menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah maupun pemangku kepentingan terkait.

“Ini adalah aspirasi yang saya terima dari masyarakat Natuna dan Anambas. Tentunya aspirasi tersebut perlu disampaikan dan dibahas melalui mekanisme serta ketentuan yang berlaku,” ujar Mustamin.

Jasa Raharja Kepri Raih Penghargaan Gubernur, Apresiasi atas Sinergi Perkuat Layanan Samsat

Mustamin berharap pembangunan dan pelestarian sejarah serta budaya di Kepri dapat berjalan beriringan dengan perhatian terhadap pemerataan pembangunan, termasuk bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Natuna dan Anambas. (Dan/**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement