Beranda / Olahraga / Aldo Pratama: Asian Games Jadi Cermin Level Dunia Fencing

Aldo Pratama: Asian Games Jadi Cermin Level Dunia Fencing

PROBATAM.CO, Jakarta – Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi panggung penting bagi Aldo Pratama Arjoni untuk mengukur kemampuan di tengah persaingan fencing Asia yang semakin kompetitif dan memiliki keterkaitan erat dengan level dunia.

Aldo, satu-satunya atlet putra Indonesia di cabang olahraga fencing pada Asian Games 2026, merasakan langsung ketatnya persaingan tersebut saat tampil di nomor men’s foil individual di Aichi Sky Expo. Ia berhasil menembus babak 32 besar sebelum langkahnya dihentikan tuan rumah Jepang, Kyousuke Matsuyama, yang merupakan bagian dari peraih medali emas beregu di Olimpiade Paris 2024.

Aldo harus mengakui keunggulan Matsuyama dengan skor 4-15. Meski demikian, pertandingan tersebut menjadi pengalaman berharga karena Aldo berkesempatan menguji permainannya secara langsung menghadapi atlet yang pernah tampil di level Olimpiade.

Aldo mengakui masih menemukan sejumlah kendala dalam penampilan di babak penyisihan, terutama dari sisi fleksibilitas dan konsistensi permainan.

“Di babak pool round aku merasa agak kaku sedikit, nggak fleksibel. Ada beberapa mistake di pool. Tapi aku bisa memenangkan satu pertandingan di pool round, jadi aku bisa lolos ke babak 32 besar,” ujarnya.

Sopir Truk Dibakar Bosnya di Karangasem, Alami Luka Bakar hingga 68 Persen

Bagi Aldo, pengalaman di Asian Games bukan semata tentang hasil pertandingan, tetapi juga kesempatan mempelajari secara langsung detail permainan para atlet terbaik Asia dan dunia. Ia melihat kecepatan, pengambilan keputusan, serta pengalaman bertanding menjadi aspek yang perlu terus ditingkatkan.

“Saya banyak banget mengambil detail-detail cara juara dunia bermain di dalam permainan. Speed mereka pastinya beda level sama kita. Semoga ke depannya saya bisa terus stay untuk mencapai level mereka,” tutur Aldo.

Selain Aldo, Indonesia juga menurunkan Fadilah Aprilia pada nomor women’s epee. Fadilah yang tergabung di Pool 1 juga dipaksa mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Song Se-ra yang berstatus peringkat satu dunia.

Fadilah belum meraih kemenangan dari enam pertandingan pool round. Ia mencatat 12 hits scored dan 30 hits received, yang menempatkannya di peringkat ke-31 nomor women’s epee.(rzl)

Sara Wijayanto Ajukan Gugatan Cerai terhadap Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar 24 September

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement