PROBATAM.CO, Jakarta – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq merespons kasus penembakan yang menewaskan tiga staf perempuan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Ketiganya menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Jayawijaya, pada Rabu (9/9) siang.
Hanif mengaku belum mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut. Meski demikian, dia meyakini aparat keamanan yang bertugas di wilayah tersebut telah berupaya melakukan pengamanan secara maksimal.
“Demikian sangat luasnya pulau itu, sehingga kita semua diminta untuk saling waspada dalam bekerja dan kemudian tentu intensitas pengamanan terus ditingkatkan oleh pemerintah,” ujar Hanif saat menjawab pertanyaan wartawan di sela kunjungannya ke SDN 5 Pedungan, Denpasar, Kamis (10/9).
Menurut Hanif, pemerintah terus menjalankan berbagai langkah untuk menangani sekaligus mengantisipasi keberadaan KKB di Papua. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari usaha pemerintah memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan keamanan.
“Tidak kurang-kurang pemerintah sekarang terus melakukan beberapa penanganan seperti itu, baik preventif, persuasif, maupun represif. Jadi langkah-langkah itu terus beriringan untuk menjamin kita semua aman di semua tempat,” jelasnya.
Polisi Dalami Penembakan
Sebelumnya, tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dilaporkan tewas setelah ditembak KKB di Distrik Muliama pada Rabu (9/9).
Sampai saat ini, aparat masih mengumpulkan berbagai keterangan untuk memastikan kelompok yang bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap peristiwa tersebut.
“Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi, mengidentifikasi para pelaku, serta memastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Faizal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/9).





Komentar