PROBATAM.CO, Batam – Seorang guru berstatus ASN berinisial SY (43) di Takalar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi atas dugaan merekam lima mahasiswi peserta KKN saat berada di toilet sebuah sekolah dasar.
Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Haryanto, membenarkan bahwa SY telah diamankan untuk diperiksa terkait dugaan tersebut.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 11 Agustus, di sebuah SD di Kecamatan Patalassang, Takalar. Kelima mahasiswi yang sedang menjalani KKN diwajibkan menjalani tes urine sebelum mulai mengajar di sekolah itu. SY, yang juga mengajar di sekolah tersebut, adalah pihak yang meminta dilakukannya tes urine tersebut, lalu mengarahkan para mahasiswi untuk mengambil sampel urine satu per satu di toilet.
Menurut dugaan polisi, sebelum para mahasiswi masuk ke toilet, SY sudah lebih dulu menaruh ponselnya di dalam ruangan itu untuk merekam mereka. Haryanto menjelaskan bahwa saat para korban diarahkan mengambil sampel urine, terlapor menunggu di luar toilet.
Aksi ini akhirnya terbongkar oleh para mahasiswi, yang kemudian merasa keberatan dan melaporkannya ke polisi. Setelah laporan masuk, polisi mengamankan SY untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini kini masih berada di tahap penyelidikan, dengan petugas yang tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung.
Haryanto mengungkapkan bahwa rekaman yang diduga dibuat SY sudah dihapus, sehingga ponsel milik terduga pelaku akan diserahkan ke laboratorium forensik maupun tim siber untuk ditelusuri kemungkinan adanya data yang masih bisa dipulihkan.
Ia menegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyidikan awal, dengan fokus pengumpulan alat bukti karena video rekamannya telah terhapus, dan ponsel tersebut akan segera dikirim untuk diperiksa lebih lanjut.(lam)





Komentar