PROBATAM.CO, Batam — Semangat kemerdekaan tak berhenti pada seremoni. Di Batam, rangkaian peringatan kemerdekaan dilanjutkan dengan langkah konkret memperluas perlindungan sosial bagi pekerja.
Sedikitnya 5.413 pekerja di lingkungan PT PLN Batam menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis. Program ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi jaring pengaman ketika pekerja menghadapi risiko sosial dan ekonomi.
Penyerahan kartu dilakukan bersama BPJS Ketenagakerjaan dan dihadiri jajaran Dewan Komisaris serta Direksi PLN Batam.
Tak hanya itu. Pada kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan manfaat jaminan kematian kepada ahli waris pegawai PLN Batam yang telah meninggal dunia.
Penyerahan manfaat tersebut menjadi pengingat bahwa perlindungan jaminan sosial bukan sekadar kartu kepesertaan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup keluarga ketika pencari nafkah menghadapi risiko terburuk.
Kepala kantor bpjs ketenagakerjaan bapak Benny Setijawan, mengapresiasi langkah PLN Batam yang dinilai ikut mengambil peran dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN Batam yang tidak hanya memberikan perhatian kepada pekerjanya, tetapi juga mengambil peran dalam memperluas perlindungan kepada masyarakat melalui Program Sertakan,” ujar Benny.
Menurutnya, perlindungan pekerja tidak bisa dibebankan hanya kepada BPJS Ketenagakerjaan. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar semakin banyak pekerja, khususnya pekerja rentan, memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko kerja.
“Ini merupakan contoh kolaborasi yang sangat baik karena perlindungan jaminan sosial membutuhkan keterlibatan banyak pihak, bukan hanya BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Ia menegaskan, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki posisi penting dalam memberikan rasa aman kepada pekerja sekaligus keluarganya.
Risiko kecelakaan kerja, kematian, hingga kehilangan sumber penghasilan dapat berdampak besar terhadap kondisi ekonomi keluarga. Karena itu, keberadaan jaminan sosial diharapkan mampu mengurangi beban ketika risiko tersebut benar-benar terjadi.
BPJS Ketenagakerjaan pun berharap langkah PLN Batam dapat menjadi pemantik bagi perusahaan lain untuk melakukan hal serupa.
“Kami berharap apa yang dilakukan PLN Batam dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lainnya. Semakin banyak perusahaan yang ikut bergotong royong memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dan masyarakat, maka semakin luas pula masyarakat yang memiliki jaring pengaman ketika menghadapi risiko kerja,” tambahnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus diperluas sehingga perlindungan sosial ketenagakerjaan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperluas,” pungkasnya.***





Komentar