PROBATAM.CO, Batam – Video Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat memimpin upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi perhatian setelah dirinya keliru mengucapkan sila kedua Pancasila. Rekaman tersebut kemudian beredar luas di media sosial.
Momen itu berlangsung ketika Chandra bertindak sebagai inspektur upacara di Alun-alun Kabupaten Pati, Senin (17/8). Saat memandu pembacaan Pancasila, ia mengucapkan sila kedua dengan redaksi yang berbeda dari teks yang semestinya.
“Pancasila. Satu, ketuhanan Yang Maha Esa. Dua, keadilan yang adil dan beradab,” ucap Chandra dalam video tersebut.
Kesalahan tersebut membuat peserta upacara tidak serempak saat mengikuti pembacaan sila kedua. Sebagian peserta mengucapkan “kemanusiaan yang adil dan beradab”, sementara sebagian lainnya mengikuti ucapan Chandra, yakni “keadilan yang adil dan beradab”.
Sementara itu, pembacaan sila ketiga hingga kelima berjalan dengan benar dan berlangsung secara berurutan. Kejadian tersebut turut diunggah oleh akun Instagram @Feedgramindo yang kemudian menjadi perhatian publik.
Pemkab Pati Beri Penjelasan
Pemerintah Kabupaten Pati membenarkan bahwa rekaman yang beredar tersebut merupakan kejadian sebenarnya. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pati, Sugiyono, mengatakan kesalahan tersebut memang terjadi saat upacara berlangsung.
“Itu benar video asli,” ujar Sugiyono saat dikonfirmasi detikJateng, Selasa (18/8).
Menurut Sugiyono, kekeliruan tersebut terjadi karena kondisi kesehatan Chandra sedang menurun setelah menjalani rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan yang cukup padat. Kondisi tersebut disebut membuat konsentrasinya berkurang ketika memimpin upacara.
Sugiyono menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam kesalahan pengucapan tersebut.
“Kondisi beliau lagi tidak fit sehingga kurang fokus, tidak ada objek kesengajaan tidak ada. Ada banyak agenda (rangkaian peringatan hari kemerdekaan),” jelasnya.
Pemkab Pati kemudian meminta masyarakat maupun media untuk menyikapi kejadian tersebut secara bijak. Pemerintah daerah berharap insiden tersebut tidak mengganggu kondisi daerah dan situasi tetap kondusif.
“Kepada media mohon kerja sama untuk Pati kondusif dan lebih baik,” tutup Sugiyono.(lam)





Komentar