PROBATAM.CO, BATAM-Politeknik Negeri Batam (Polibatam) bersama VMES 4.0 menghadirkan Innovation Center sebagai pusat inovasi industri di kampus. Program ini menghadirkan proyek nyata berbasis Project-Based Learning (PBL) Industri Manufaktur, meliputi prototipe, otomatisasi, dan penguatan kualitas produksi.
Kapokja Humas dan Kerjasama Polibatam, Ridwan Purwanto menyampaikan, Technical Education ditujukan untuk penguasaan teknologi canggih seperti smart manufacturing, robotika, sensor, energi, dan otomasi.
“Selain itu, program Pelatihan & Kompetensi menyediakan upskilling dan reskilling bagi mahasiswa, industri, BLK, dan SMK,” ujarnya.
Melalui riset dan teknologi terapan, kerjasama ini menekankan inovasi yang mendukung daya saing, manfaat sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Dampak yang diharapkan antara lain;
Dampak Ekonomi: Peningkatan efisiensi produksi, otomatisasi industri, dan penguatan kompetensi tenaga kerja vokasi.
Dampak Sosial: Pengalaman proyek nyata dan pelatihan meningkatkan kompetensi mahasiswa, SMK, dan tenaga kerja industri, serta mendorong inklusi sosial.
Dampak Lingkungan: Penerapan otomasi, IoT, SCADA, robotika, dan efisiensi energi mendukung industri ramah lingkungan serta mengurangi pemborosan material dan energi.
Kerjasama ini memperkuat misi Polibatam dalam mencetak talenta vokasi yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing di industri global. (*/hel)





Komentar