PROBATAM.CO, Kota Bandung – INDUSTRI alas kaki Kota Bandung kembali menunjukkan daya saingnya di tingkat internasional.
Vinedrip Masterpiece, brand footwear lokal asal Cibaduyut terus memperluas pasar hingga mancanegara, sekaligus mengajak generasi muda untuk melihat industri sepatu sebagai peluang usaha dan karier yang menjanjikan.
Pemilik Vinedrip Masterpiece, Kharel Sabli Khosy mengatakan, perusahaannya tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan tetapi juga membawa misi membangun kebanggaan terhadap produk lokal Indonesia.
Menurutnya, kualitas produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek-merek internasional apabila dikembangkan secara serius dan konsisten.
“Kami ingin membuktikan bahwa brand lokal Indonesia bisa bersaing dengan brand luar, baik dari sisi kualitas maupun daya saingnya. Bahkan kami ingin produk ini bisa semakin dikenal di pasar internasional,” kata Kharel di Store Vinedrip Masterpiece, Kamis 2 Juli 2026.
Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Saat ini, Vinedrip Masterpiece telah berhasil menembus pasar Malaysia dan Thailand melalui platform e-commerce.
Ke depan, perusahaan menargetkan perluasan pasar global melalui website resmi sebagai bagian dari strategi ekspansi internasional.
Tak hanya fokus mengembangkan bisnis, Kharel juga ingin mengubah cara pandang generasi muda terhadap industri alas kaki.
Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus menjadi ruang bagi anak muda untuk berkarya.
Ia menilai, Bandung memiliki modal yang kuat untuk terus melahirkan brand-brand sepatu berkualitas. Ekosistem industri yang lengkap, mulai dari pemasok bahan baku, tenaga kerja terampil hingga komunitas kreatif yang menjadi keunggulan yang patut dimanfaatkan.
“Kami ingin anak-anak muda tahu bahwa industri sepatu juga menawarkan peluang kerja yang baik. Bandung punya ekosistem kreatif yang lengkap, mulai dari supplier, SDM hingga komunitas. Tinggal bagaimana kita berani memulai,” ujarnya.
Kharel pun mengajak generasi muda untuk tidak ragu memulai usaha dan terus menghadirkan inovasi. Menurutnya, langkah pertama menjadi kunci untuk membangun bisnis yang berkelanjutan.
“Jangan hanya berhenti di perencanaan. Mulai saja dulu, karena dari tindakan kita bisa terus belajar dan memperbaiki. Dengan semakin banyak brand lokal yang tumbuh, roda perekonomian juga ikut bergerak dari hulu hingga hilir,” tuturnya. RI/Kyy”





Komentar