Beranda / Berita Utama / Kris Karmila, Seniman Multitalenta Brunei Darussalam Siap Meriahkan KSM 2026 di Batam

Kris Karmila, Seniman Multitalenta Brunei Darussalam Siap Meriahkan KSM 2026 di Batam

PROBATAM.CO, Batam – Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan para pelaku seni dan budaya Melayu dari Indonesia, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi budaya serumpun.

Salah satu tamu istimewa yang akan hadir pada perhelatan budaya terbesar di Kota Batam tersebut adalah Kris Karmila, seniman multitalenta asal Negara Brunei Darussalam yang dikenal sebagai penyanyi, penulis lirik, penyair, dan pegiat musikal puisi.

Kehadiran Kris Karmila menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam Kenduri Seni Melayu 2026 yang akan berlangsung pada 2–5 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre. Sosoknya dikenal luas di kalangan pegiat sastra dan seni budaya Melayu karena konsistensinya mengangkat nilai-nilai budaya melalui puisi, musik, dan pertunjukan seni.

Pemilik nama lengkap Hajah Karmila binti Haji Sapar ini telah aktif berkarya sejak awal 1990-an. Ia dikenal sebagai seorang penyair, performer, komposer musik, sekaligus penulis lirik yang telah menghasilkan ratusan karya puisi dan lagu. Beberapa karya yang kerap dibawakannya antara lain Kerinduan, Munajat Ini Untukmu, dan Tekad.

BP Batam dan BRIN Perkuat Riset Ketahanan Air, Dukung Industri Berkelanjutan

Selain aktif di dunia musik dan sastra, Kris Karmila juga dikenal sebagai pendeklamator puisi yang sering tampil dalam berbagai festival budaya, baik di Brunei Darussalam maupun di berbagai negara serumpun. Kiprahnya dalam dunia sastra Melayu turut dibuktikan melalui penerbitan buku Tekad yang menghimpun puluhan karya puisi dan lirik lagu hasil ciptaannya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik kehadiran Kris Karmila dalam Kenduri Seni Melayu 2026. Menurutnya, partisipasi seniman dari negara serumpun menjadi bukti bahwa KSM telah berkembang menjadi ruang pertemuan budaya Melayu lintas negara.

“Keikutsertaan Kris Karmila menunjukkan bahwa Kenduri Seni Melayu bukan hanya milik Batam atau Kepulauan Riau, tetapi telah menjadi panggung budaya serumpun yang mempertemukan seniman, budayawan, dan masyarakat Melayu dari berbagai negara. Ini menjadi kebanggaan bagi Kota Batam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Samson Rambah Pasir, mengatakan bahwa kehadiran Kris Karmila akan memberikan warna tersendiri dalam rangkaian pertunjukan KSM tahun ini.

“Kris Karmila dikenal sebagai sosok yang mampu memadukan puisi, musik, dan sastra dalam satu pertunjukan yang kuat secara artistik. Kehadirannya tentu akan memperkaya sajian budaya yang disuguhkan kepada masyarakat Batam dan wisatawan,” katanya.

Bupati dan Wakil Bupati Anambas Hadiri Tabligh Akbar Bersama Ustaz Das’ad Latif di Jemaja

Sebagai seniman yang telah lama mengabdikan dirinya pada perkembangan sastra dan budaya Melayu, Kris Karmila dinilai merepresentasikan semangat pelestarian budaya melalui karya kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.

Kehadirannya di Batam diharapkan semakin mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Brunei Darussalam serta memperkuat jalinan persaudaraan masyarakat Melayu serumpun.

Melalui penampilan Kris Karmila bersama para seniman dari Indonesia, Malaysia, dan berbagai daerah lainnya, Kenduri Seni Melayu 2026 diharapkan kembali menjadi panggung kebudayaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi serta memperkuat identitas budaya Melayu di tingkat regional dan internasional. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement