Beranda / Berita Utama / RS Awal Bros Batam Sukses Lakukan Operasi Pacu Jantung Pertama, pada Bayi Baru Lahir di Kepri

RS Awal Bros Batam Sukses Lakukan Operasi Pacu Jantung Pertama, pada Bayi Baru Lahir di Kepri

PROBATAM.CO, BATAM – Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), Batam berhasil melakukan tindak operasi, serta pemasangan alat pacu jantung, terhadap seorang bayi baru lahir, Selasa (14/4/2026).

Hal ini untuk pertama kalinya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Dimana, bayi berjenis kelamin laki-laki itu, lahir pada usia kehamilan 36 minggu, dengan berat 2.700 gram, dan terdiagnosis Congenital Atrioventricular Block (CAVB).

Yakni, ada kelainan listrik jantung bawaan yang menyebabkan dari denyut jantung hanya 45–70 kali per menit. Sehingga hal ini jauh di bawah batas normal bayi yang seharusnya mencapai 120–160 kali per menit.

Cyntia Latuma, Humas RSAB Batam mengatakan bahwa, dengan kondisi sang bayi CAVB tersebut, mengharuskan langkah pemasangan alat pacu jantung segera, setelah bayi lahir.

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Namun, ucapnya, keluarga pasien dihadapkan pada 2 pilihan. Yakni, mau melahirkan di Jakarta dengan fasilitas lebih lengkap, atau tetap di Batam, dengan 1 resiko. Akhirnya, disepakati alternatif kedua.

“Sebab, prosedur ini belum pernah dilakukan sebelumnya di rumah sakit Awal Bros. Keluarga memilih tetap di Batam dengan mempertimbangkan keterbatasan akses, dan resiko perjalanan jauh bagi bayi dengan kondisi jantung kritis,” kata Cintya, Selasa (14/4/2026) siang.

Diterangkan, persalinan ditangani oleh dr. Yanuarman, Sp.OG, KFM, yang sejak awal sudah memantau perkembangan janin dan mengkoordinasikan persiapan tim lintas spesialis sebelum bayi lahir.

“Begitu bayi lahir, penanganan langsung beralih ke dr. Rizky Adriansyah, M.Ked (Ped), Sp. A (K), yang memastikan kondisi bayi tetap stabil di ruang NICU sebelum dan sesudah tindakan operasi,” ujar Humas RSAB Batam.

Alhamdulillah, ungkapnya, operasi berlangsung kurang lebih dua jam, dan berjalan tanpa komplikasi. “Kini alat pacu jantung miniatur ditanam di dinding perut bayi oleh dr. Victor Jesron Nababan, Sp.BTKV. Subsp.VE(K), (KT-JD) dan dr. Darma Satria, MSi, M.Ked. Klin, Sp. BTKV, sebagai spesialis bedah toraks, dan kardiovaskular yang memimpin tindakan inti,” ujar Cintya, lega.

Kemlu Sesalkan Kegagalan Perundingan Damai AS-Iran

Lalu, paparnya, pasca operasi bayi dirawat di ruang NICU yang sudah dilengkapi alat inkubator, monitor tanda vital, ventilator, dan Bubble CPAP.

“Kondisi bayi kini dinyatakan stabil dengan denyut jantung mencapai 110 kali per menit, refleks minum kuat, dan tidak ditemukan komplikasi lanjutan,” pungkasnya.

Direktur RS Awal Bros Batam, dr. Widya Putri, MARS, menyebutkan bahwa, keberhasilan ini bukan kebetulan, melainkan hasil kerja tim yang sudah terkoordinasi.

“Satu pasien, ditangani oleh empat spesialis, dalam satu tujuan. Itulah yang terjadi di RSAB Batam. Maka kasus sekompleks inipun berhasil, ditangani dengan baik, karena ada dokter spesialis di kebidanan, dan kandungan, spesialis anak beserta dua spesialis bedah toraks dan kardiovaskular. Mereka sudah bekerja sebagai satu tim sejak sebelum bayi lahir,” kata dr Widya.

Artinya apa, ujarnya, Ini yang ingin terus kami bangun, bukan hanya fasilitas, tapi kompetensi terpadu yang membuat pasien tidak perlu jauh-jauh mencari penanganan untuk kasus yang sesungguhnya bisa diselesaikan di Batam.

Viral Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa IPB, Kampus Kecam-Investigasi

Sebagaimana diketahui, CAVB ini merupakan sebuah kondisi langka yang terjadi ketika sinyal listrik antara bilik atas dan bawah jantung pasien terganggu secara permanen. “Tentu hal ini sangat berbahaya dan beresiko terhadap pasien,” ungkapnya.

“Tanpa intervensi tim medis, maka kondisi ini berisiko, menyebabkan gagal jantung, dan kematian pada bayi baru lahir. Di Indonesia kasus seperti ini umumnya, hanya dapat ditangani di rumah sakit tersier di kota besar,” sebut dr Widya Putri.

“Dan keberhasilan ini menjadi bukti bahwa, kasus komplek tidak selalu harus pergi jauh, karena tim yang tepat, kini sudah ada di Batam,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement