Beranda / Peristiwa / Wanita di Malang Ditipu Saat Nikah: Suaminya Wanita, Terungkap di Malam Pertama

Wanita di Malang Ditipu Saat Nikah: Suaminya Wanita, Terungkap di Malam Pertama

PROBATAM.CO, Batam – Intan Anggraeni (28 tahun), perempuan asal Kecamatan Blimbing, Kota Malang, melaporkan pasangannya sendiri ke polisi. Ia diduga ditipu oleh pasangannya bernama Rey yang mengaku sebagai laki-laki saat pernikahan mereka.

Perwakilan keluarga korban, Eko NS, mengatakan pihaknya melaporkan Rey atas dugaan pemalsuan dokumen identitas ke Mapolresta Malang Kota, Rabu (8/4).

“Saat ini kami melaporkan salah satunya terkait pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi Saudari Intan,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Rabu (8/4).

Awal Perkenalan

Intan menceritakan, pernikahannya dengan Rey berlangsung pada 3 April 2026. Mereka awalnya bertemu pada Februari 2026 di sebuah kafe di wilayah Kota Batu.

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Ia awalnya tidak menaruh curiga sama sekali terhadap sosok Rey yang dikenalnya sebagai laki-laki tersebut.

“Kenalnya awal Februari, terus mulai pacaran tanggal 14 Februari. Dia mengaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli,” ucap Intan.

Cara bicara dan penampilan terlapor cukup meyakinkan sebagai seorang pria. Sehingga, ia tidak curiga dan memutuskan untuk menikah secara siri dengan terlapor.

Rey Tak Menghadirkan Keluarganya

Saat prosesi pernikahan berlangsung, terlapor tidak menghadirkan keluarganya sama sekali. Alasannya, ia mengaku keluarganya telah meninggal.

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

“Waktu nikah, dia tidak membawa keluarganya. Alasannya waktu itu karena ada keluarga yang meninggal, jadi pernikahannya dilakukan secara siri. Tapi setelah dicek, ternyata tidak ada yang meninggal dunia sama sekali,” kata dia.

Terungkap saat Malam Pertama

Setelah pernikahan berlangsung, Intan akhirnya mengetahui bahwa pasangannya tersebut bukan seorang laki-laki, melainkan perempuan.

“Tahunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata perempuan, saya langsung menangis dan melapor ke orang tua,” ujar Intan.

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan adanya laporan tersebut.

Pihaknya telah menerima laporan tersebut dan masih melakukan pendalaman.

“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kami dalami lebih lanjut,” kata Rahmad.

Sumber : KUMPARAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement