PROBATAM.CO,Batam – Transformasi digital menjadi pilar utama dalam modernisasi layanan BPJS Ketenagakerjaan. Melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), peserta kini dapat mengakses berbagai layanan secara mandiri, cepat, dan transparan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Secara nasional, tingkat penggunaan layanan digital terus meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Lebih dari 70 persen klaim Jaminan Hari Tua (JHT) kini diajukan melalui kanal digital, termasuk aplikasi JMO. Hal ini menunjukkan pergeseran perilaku masyarakat menuju layanan berbasis teknologi.
JMO menyediakan berbagai fitur, mulai dari pengecekan saldo, pengajuan klaim, pembaruan data, kartu digital, simulasi manfaat, hingga informasi program. Sistem keamanan berlapis diterapkan guna menjaga kerahasiaan data peserta sesuai standar perlindungan informasi.
Di wilayah Batam Sekupang, peningkatan literasi digital turut mendorong penggunaan aplikasi ini. Ribuan peserta aktif telah memanfaatkan JMO sebagai sarana utama mengakses layanan. Hal ini turut mengurangi antrean di kantor cabang dan meningkatkan efisiensi pelayanan.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang, Budi Pramono, menyatakan bahwa digitalisasi bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi transformasi budaya pelayanan.
“JMO adalah wujud komitmen kami menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan. Peserta cukup melalui genggaman tangan untuk mengakses hak-haknya. Kami terus melakukan edukasi agar seluruh peserta dapat memanfaatkan fitur-fitur digital ini secara optimal,” kata Budi.
Ia menambahkan bahwa transformasi digital juga mendukung prinsip transparansi pengelolaan dana peserta karena setiap informasi dapat diakses secara real time.
Ke depan, pengembangan fitur JMO akan terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan pekerja di era ekonomi digital dan gig economy.(oni)




Komentar