PROBATAM.CO, Batam – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozi mengungkapkan bahwa hasil uji laboratorium pemeriksaan 65 kontainer sampah plastik impor akan segera di rilis minggu depan.
“Hasil lab tidak lama lagi, Saya yakin sebelum ahkir bulan ini, sesegera mungkin akan selesai. Tim bekerja terus, kita buat semua kita buka semua,” kata dia, Rabu (19/6).
Apabila hasil uji laboratorium tersebut terbukti mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), lanjut Herman, makan akan dilakukan pemulangan terhadap kontainer tersebut.
“Kalau misalnya hasil uji lab menyatakan terkontaminasi B3, maka akan segera mengekspor barang itu kembali. Jika ada ditemukan yang dianggap sampah, kita akan tetap pulangkan,” jelas Herman.
Apabila ada bersinggungan dengan Undang Undang Nomor 32 dan 18, seperti unsur pidana, maka proses tindak lanjutnya akan dilakukan oleh pihak berwenang.
“Yang jelas kita dari segi lingkungan tidak ingin ada sampah di Kota Batam,” Herman menambahkan.
Ia juga mengatakan, KLHK akan segera merekomendasikan kalau barang tersebut terindikasi mengandung limbah B3, atau di anggap sampah, maka akan diteruskan untuk proses penyidikan.
“Kalau memang nanti KLHK merekomendasikan ada unsur pidananya, kami dari DLH akan terus mendukung. Pemko Batam intinya mendukung seluruh kebijakan dari tim ini,” katanya.
Kata Herman, dari ke 65 kontainer yang datang, 28 sudah diperiksa. Kemudian yang 10 kontainer secara visual bersih dan benar-benar bijih plastik. Sedangkan 18 kontainer lagi diambil samplenya dan dikirim ke lab Bea dan Cukai.
Disampaikan Herman juga, apabila hasil uji laboratorium sample isi dalam kontainer yang telah diambil itu sudah keluar, maka nanti akan dirilis oleh KLHK.
“Seandainya tidak mengandung B3, tetapi dinyatakan sampah, tetap melanggar Permendag tetap akan kita ekspor,” tegasnya menambahkan.
Editor : Ichsan
Penulis : Ina