PROBATAM.CO, Anambas – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., memimpin rapat koordinasi terkait persiapan transportasi dan mobilisasi kendaraan rombongan Presiden Republik Indonesia dalam rencana kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Anambas.
Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh kebutuhan transportasi, sarana pendukung, serta mekanisme mobilisasi kendaraan rombongan dapat dipersiapkan secara matang. Sejumlah hal teknis menjadi pembahasan, mulai dari kondisi Pelabuhan Tarempa, proses sandar kapal, hingga mekanisme bongkar kendaraan rombongan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati meminta Dinas Perhubungan memaparkan kebutuhan serta langkah-langkah teknis yang harus disiapkan guna mendukung kelancaran mobilisasi rombongan Presiden RI.
“Seluruh pihak terkait diminta memperkuat koordinasi agar mobilisasi kendaraan rombongan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan tepat waktu,” ujar Raja Bayu.
Rapat juga membahas berbagai persiapan yang telah dilakukan, termasuk koordinasi dengan pengelola transportasi laut dan sejumlah instansi terkait. Survei awal terhadap kondisi serta akses menuju Pelabuhan Tarempa turut dilakukan sebagai bagian dari persiapan rencana kedatangan kapal yang membawa kendaraan rombongan kepresidenan.
Dalam aspek teknis, faktor pasang surut air laut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan waktu sandar kapal. Selain itu, kapasitas kapal, kondisi alur pelayaran, kedalaman perairan, serta posisi kapal saat berada di kawasan pelabuhan juga perlu diperhitungkan untuk memastikan proses sandar dan bongkar kendaraan berjalan aman.
Pelabuhan Tarempa pada dasarnya bukan pelabuhan yang diperuntukkan khusus bagi kapal jenis RORO. Namun, untuk mendukung agenda kenegaraan tersebut, pemerintah daerah bersama pihak terkait akan mengupayakan berbagai langkah persiapan dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mengutamakan aspek keselamatan pelayaran.
Koordinasi mengenai proses handling dan aktivitas di kawasan pelabuhan juga akan terus dilakukan bersama instansi serta pihak terkait guna memastikan kesiapan di lapangan.
Selain jalur laut, rapat turut membahas alternatif mobilisasi kendaraan melalui jalur udara. Kendaraan rombongan Presiden RI direncanakan diangkut menggunakan pesawat Hercules dari Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Hang Nadim, Batam. Selanjutnya, kesiapan Pelabuhan Tarempa perlu dipastikan, terutama untuk mendukung proses lanjutan berupa sandar kapal dan pembongkaran kendaraan rombongan kepresidenan.
Dengan mempertimbangkan kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya wilayah Tarempa, rapat juga menilai pentingnya menyiapkan skenario alternatif apabila terdapat kendala teknis dalam penggunaan Pelabuhan Tarempa. Langkah tersebut diperlukan sebagai bentuk antisipasi agar mobilisasi kendaraan tetap dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan jadwal yang telah disiapkan.
Tidak hanya aspek transportasi, kesiapan berbagai fasilitas pendukung kunjungan Presiden RI juga menjadi perhatian. Seluruh persiapan diminta tetap dilakukan secara menyeluruh, baik apabila kunjungan berlangsung sesuai rencana maupun jika terdapat perubahan kebijakan atau keputusan terkait agenda tersebut.
Wakil Bupati menegaskan bahwa kesiapan menghadapi agenda kenegaraan membutuhkan koordinasi lintas sektor yang solid. Setiap instansi dan pihak terkait diminta menjalankan tugas sesuai kewenangannya serta memastikan aspek teknis, keselamatan, transportasi, dan fasilitas pendukung berada dalam kondisi optimal.
Dengan koordinasi yang intensif dan persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap seluruh kebutuhan pendukung kunjungan Presiden RI dapat dipersiapkan dengan baik sehingga apabila terdapat kepastian kedatangan, daerah berada dalam kondisi siap melaksanakan agenda tersebut.(asy)





Komentar