Beranda / Nasional / Puluhan Tahun Jadi Linmas, Darno Berkesempatan Berangkat Umrah

Puluhan Tahun Jadi Linmas, Darno Berkesempatan Berangkat Umrah

PROBATAM.CO, Kota Bandung – Pengabdian selama puluhan tahun menjadi bagian dari perjalanan hidup Darno (63), anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kelurahan Caringin, Kota Bandung.

Sejak dipercaya menjadi Linmas di tingkat RW pada 1999, Darno konsisten menjalankan tugasnya untuk membantu menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Perjalanan pengabdian Darno bermula ketika dirinya dipercaya menjadi Linmas di tingkat RW pada 1999. Beberapa tahun kemudian, sekitar 2004 atau 2005, ia mendapat ajakan dari lurah untuk membantu menjalankan tugas di tingkat kelurahan. Sejak saat itu, Darno melanjutkan pengabdiannya sebagai anggota Linmas Kelurahan Caringin.

Dalam menjalankan tugas sehari-hari, Darno turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Salah satu tugas yang rutin dilakukannya adalah melakukan pemantauan wilayah pada malam hari.

Bersama rekan-rekan Linmas, ia berkeliling mengontrol sejumlah RW yang berada di wilayah Kelurahan Caringin.

Erlita Amsakar Pimpin LASQI-NJ Batam Periode 2026-2031

“Kalau meronda, misalnya kita kontrol di RW. Di keluarga kita itu ada berapa RW, misalnya enam. RW 1 sampai 6 itu kita kontrol tiap malam,” ujar Darno, Rabu 12 Agustus 2026.

Meski kini telah berusia 63 tahun, semangat Darno untuk tetap menjalankan tugas sebagai Linmas tidak surut. Baginya, mengabdi kepada masyarakat telah menjadi bagian dari kehidupan yang dijalani dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

Pengabdian tersebut kemudian membawanya pada sebuah pengalaman yang tidak pernah disangka sebelumnya, yaitu mendapatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah. Kesempatan tersebut terwujud melalui sumbangan sukarela yang dikumpulkan dari warga Kelurahan Caringin secara ikhlas dan tanpa paksaan.

Darno mengaku tidak pernah memiliki persiapan khusus maupun membayangkan dirinya dapat berangkat umrah. Ia memandang kesempatan tersebut sebagai rezeki dan kehendak Allah SWT.

“Tidak ada merasa mau ke sana, mau ke sini. Karena ada program, dikerjakan dari Allah. Mungkin kita langsung dipanggil saja,” ungkapnya.

Amsakar Ikut Musnahkan 1,3 Ton Ketamine, Sinergi Aparat Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Kesempatan tersebut menjadi semakin berkesan bagi Darno karena berbagai kebutuhan keberangkatannya turut dipersiapkan. Mulai dari perlengkapan perjalanan hingga paspor, seluruh proses dibantu sehingga ia dapat menjalani perjalanan umrah dengan lancar.

“Katanya, Pak, Bapak sudah berangkat saja. Terima kasih banyak, gitu saja,” tuturnya.

Perjalanan umrah tersebut berlangsung selama kurang lebih 10 hari, sejak keberangkatan hingga kembali ke rumah. Bagi Darno, perjalanan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga setelah puluhan tahun mengabdikan diri sebagai Linmas.

Kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah juga menjadi bentuk rasa syukur bagi Darno atas perjalanan pengabdiannya selama ini. Ia tidak menyangka bahwa pengabdian yang dijalani selama bertahun-tahun dapat membawanya pada pengalaman yang begitu berarti.

Kini, di usianya yang ke-63 tahun, Darno masih tetap menjalankan tugas sebagai Linmas di Kelurahan Caringin. Puluhan tahun pengabdiannya menjadi kisah sederhana tentang ketekunan, keikhlasan, dan rasa syukur dalam melayani masyarakat.

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Ketamin 1.3 Ton di Kodaeral IV Batam

Kisah Darno menunjukkan, pengabdian tidak selalu diukur dari seberapa besar penghargaan yang diterima, tetapi dari ketulusan dalam menjalankan tanggung jawab dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Bagi Darno, terus hadir dan membantu masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang dijalani dengan ikhlas. Pb/Rie*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement