Beranda / Nasional / Percantik Lingkungan, Pemkot Bandung Produksi Bibit Tanaman Secara Mandiri

Percantik Lingkungan, Pemkot Bandung Produksi Bibit Tanaman Secara Mandiri

PROBATAM.CO, Kota Bandung – PEMKOT Bandung terus menjaga keberadaan ruang terbuka hijau dan mempercantik lingkungan kota melalui produksi bibit tanaman hias secara mandiri.

Upaya tersebut dilakukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pembibitan Tanaman di bawah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung.

Plh Kepala UPT Pembibitan Tanaman Kota Bandung, Dian Garnadi mengatakan, produksi bibit menjadi salah satu upaya untuk memastikan kebutuhan tanaman hias di berbagai ruang publik tetap tersedia.

“UPT Pembibitan ini tugasnya memperbanyak bibit-bibit tanaman hias. Nantinya ditanam di median jalan, trotoar, taman dan ada juga yang diberikan kepada pemohon di wilayah seperti kelurahan dan kecamatan,” kata Dian di UPT Pembibitan Tanaman Kota Bandung, Rabu 12 Agustus 2026.

Menurutnya, kebutuhan untuk taman-taman milik Pemkot Bandung menjadi prioritas.

Bupati Bandung: Teknologi MOTAH Perkuat Sistem Pengolahan Sampah

Sedangkan masyarakat atau lembaga yang ingin mendapatkan tanaman dapat mengajukan permohonan sesuai prosedur yang berlaku dan berdasarkan ketersediaan stok.

“Utamanya kita melayani bidang taman untuk memperbaiki taman-taman kita dulu. Kalau ada pemohon kita berikan sesuai dengan tanaman yang tersedia di sini,” ujarnya.

Tanaman yang diberikan kepada pemohon juga tidak dipungut biaya. Namun, saat ini layanan tersebut lebih diperuntukkan bagi lembaga di tingkat kewilayahan, seperti kelurahan kecamatan maupun Lembaga kewilayahan lainnya.

Setiap permohonan harus disertai surat resmi. Pengeluaran tanaman kemudian dicatat melalui berita acara serah terima sebagai bagian dari administrasi dan pengawasan stok.

Menariknya, proses pembibitan di UPT tersebut dilakukan dengan sistem perbanyakan tanaman secara mandiri. Ketika stok tanaman mulai berkurang, petugas tidak serta-merta membeli bibit baru melainkan mengambil bagian tanaman yang sudah tumbuh di sejumlah taman kota untuk kemudian diperbanyak kembali.

2.897 Pekerja Rentan dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Dian menjelaskan, metode yang digunakan salah satunya adalah stek. Tanaman yang sudah cukup tinggi di taman kota maupun kawasan jalan dipilih untuk diambil bagian yang dapat dikembangkan menjadi bibit baru.

“Untuk produksi dan reproduksi kita menyetek. Bibitnya kita ambil dari taman-taman kota, seperti Taman Maluku, Taman Pramuka, pinggir jalan atau trotoar. Tanaman yang sudah tinggi kita stek lagi kemudian dibibitkan di sini,” jelasnya.

Dian mengaku, kondisi cuaca dapat memengaruhi ketersediaan tanaman. Pada periode kemarau panjang beberapa tahun lalu, misalnya, petugas harus mencari sumber tanaman hingga luar daerah karena sebagian tanaman di Kota Bandung mengalami kekeringan.

“Dari nol kita bibitkan. Kita menyetek bibit yang tersedia, kemudian polibeg dan media tanam disiapkan. Setelah akar keluar dan tanaman sehat baru bisa didistribusikan,” katanya.

Selain tanaman hias yang umum digunakan untuk mempercantik taman, UPT Pembibitan juga menyediakan sejumlah jenis tanaman yang dianggap sesuai dengan karakter lanskap Kota Bandung.

Gelar Gladi Kotor, Pastikan Penutupan TMMD Berjalan Lancar

Beberapa di antaranya digunakan sebagai penghias ruas jalan dan kawasan publik, termasuk tanaman yang identik dengan Kota Bandung seperti patrakomala.

“Jenis tanamannya biasanya disesuaikan dengan nama jalan atau konsepnya. Ada Soka, kemudian tanaman khas Kota Bandung seperti Patrakomala,” ungkap Dian. Rie/Kyy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement