Kepulauan Galapagos menaikkan biaya masuk bagi wisatawan untuk melindungi ekosistem. (foto: cnnindonesia)

Lindungi Ekosistem, Kepulauan Galapagos Naikkan HTM Buat Turis

PROBATAM.CO, JAKARTA – Kepulauan Galapagos yang dikenal sebagai museum hidup dan rumah bagi spesies langka bakal menaikkan biaya masuk untuk turis.

Upaya ini diberlakukan mulai 1 Agustus 2024 untuk melindungi ekosistem yang rentan.

Kementerian Pariwisata Ekuador mengumumkan bahwa biaya masuk akan meningkat menjadi $200 atau sekitar Rp3,1 juta untuk kebanyakan negara sementara anggota Mercosur akan membayar $100, atau sekitar Rp1,5 juta.

Kenaikan ini merupakan yang pertama sejak 1998 dan bertujuan untuk mendanai upaya konservasi pulau-pulau tersebut.

Menteri Pariwisata Ekuador Niels Olsen, menekankan pentingnya menjaga kekayaan alam ini untuk generasi yang akan datang.

“Dana tambahan diharapkan dapat membantu mengatasi tekanan dari peningkatan jumlah pengunjung yang telah membebani infrastruktur dan meningkatkan risiko terhadap keanekaragaman hayati.”

Mengutip CNN, kenaikan biaya ini telah lama didiskusikan dan didukung oleh Galapagos Conservation Trust serta banyak pihak lainnya.

Keputusan tersebut dianggap sebagai keputusan positif oleh otoritas Ekuador untuk ekosistem maupun industri pariwisata di Galapagos.

Kenaikan ini diharapkan dapat menghasilkan dana tambahan yang akan dialokasikan langsung untuk inisiatif konservasi, peningkatan infrastruktur, dan program komunitas yang bertujuan untuk mengurangi jejak ekologis pariwisata di kepulauan tersebut.

Kedatangan turis yang mencapai rekor tertinggi pada tahun 2023 juga sempat menimbulkan kekhawatiran di dalam komunitas lokal terhadap Galapagos.

Namun biaya tersebut masih dianggap moderat jika dibandingkan dengan biaya yang dikenakan oleh destinasi pariwisata satwa liar lainnya seperti Taman Nasional Serengeti di Tanzania atau Cagar Alam Nasional Masai Mara di Kenya.

Keputusan ini juga mencerminkan kekhawatiran internasional yang berkembang tentang dampak pariwisata terhadap ekosistem yang rapuh seperti Galapagos.

Sebuah komunikasi dari Komite Warisan Dunia UNESCO mendesak pemerintah Ekuador untuk mengembangkan dan melaksanakan strategi pariwisata yang jelas dengan rencana aksi yang jelas.

Dengan langkah-langkah mendesak dalam mencapai model pertumbuhan nol termasuk mempertahankan moratorium pada pembangunan proyek pariwisata baru dan batasan pada jumlah penerbangan.

Dilansir dari laman resminya, berikut adalah informasi tambahan mengenai kenaikan biaya masuk Taman Nasional Galapagos yang akan berlaku mulai 1 Agustus 2024, sesuai dengan pengumuman dari Direktorat Taman Nasional Galapagos dan Kementerian Pariwisata Ekuador.

– Biaya masuk untuk pengunjung internasional akan naik dari US$100 (Rp1,5 juta) menjadi US$200(Rp 3,1 juta) per orang.

– Pengunjung dari negara-negara CAN/MERCOSUR (Bolivia, Kolombia, Peru, Argentina, Brasil, Paraguay, dan Uruguay) akan mengalami kenaikan dari US$50(Rp780 ribu) menjadi US$100(Rp1,5 juta) per orang.

– Warga negara Ekuador akan membayar US$6 (Rp94 ribu) menjadi US$30(Rp470 ribu) per orang.

– Anak-anak berusia 12 tahun ke bawah dan warga Ekuador yang berusia 65 tahun ke atas atau yang terdaftar sebagai penyandang disabilitas akan membayar biaya yang lebih rendah.

– Bayi di bawah usia dua tahun tidak dikenakan biaya.

Galapagos yang terletak seribu kilometer dari pantai Ekuador adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan telah menjadi subjek penelitian ilmiah yang signifikan termasuk penemuan terumbu karang kuno baru-baru ini.

Kepulauan ini juga akan menjadi sorotan global dengan rilis film ‘Eden’ oleh Ron Howard yang menggambarkan skandal dan misteri di pulau tersebut pada 1930-an. Film ini dijadwalkan tayang akhir tahun ini dengan bintang seperti Sydney Sweeney dan Jude Law.(*/Del)


















sumber: cnnindonesia

Print Friendly, PDF & Email