Program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah harus lebih banyak berpihak pada komitmen bagaimana memikirkan para generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan. Demikian dikatakan Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad SE MM, ketika menggelar kampanye dan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat Dabo Singkep Kabupaten Lingga, Jum'at (10/10).

Ansar Ahmad: Perlu Dipikirkan Generasi Baru Penyambut Estafet Pembangunan Kepri

PROBATAM.CO, Lingga – Program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah harus lebih banyak berpihak pada komitmen bagaimana memikirkan para generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan. Demikian dikatakan Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad SE MM, ketika menggelar kampanye dan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat Dabo Singkep Kabupaten Lingga, Jum’at (10/10/2020).

“Kita-kita ini sudah masuk dalam kategori out of generation, generasi yang akan segera pergi. Yang perlu dipikirkan bagaimana anak-anak kita terjamin masa depannya. Tercukupi pendidikannya, terasah kemampuan dan keterampilannya,” jelas Ansar Ahmad.

Ke depan, jelas Ansar, persaingan sangat berat. Persaingan sudah sangat global karena tuntutan jaman, orang boleh bekerja di semua negara dan wilayah tanpa sekat. “Untuk itu anak-anak kita harus disiapkan mulai sekarang. Kalau tidak, kita akan jadi bangsa yang tertinggal,” tegasnya.

Karena itu kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Kepri akan berupaya memaksimalkan program-program pelatihan dan pendidikan vokasi dalam mempersiapkan generasi muda Kepulauan Riau menghadapi tantangan jaman.

Baca: Pemimpin yang Peduli, H. Ansar Ahmad: Teruskan yang Baik, Isi yang Kosong dan Kurang

“Jangan sampai anak-anak kita nantinya hanya jadi penonton ketika gemerlap investasi dan pembangunan masuk di daerah ini. Harus kita persiapkan sekarang dengan berbagai program yang mengasah skill dan kemampuan agar mereka punya daya saing yang tinggi,” jelas mantan Bupati Bintan dua periode ini.

Karenanya perlu dilakukan penguatan di Balai Latihan Kerja (BLK), pendidikan vokasi dan pelatihan yang bisa mencetak tenaga profesional. BLK harus dilengkapi infastruktur penunjang yang up to date, tenaga pelatih yang profesional dan sarana tempat tinggal yang nyaman.

“BLK, pendidikan vokasi dan lembaga pelatihan lainnya kita siapkan dengan baik agar menghasilkan out put tenaga terdidik dan terlatih yang siap terjun ke pasar dunia kerja,” pungkasnya. (r/hai)

Print Friendly, PDF & Email

BACA JUGA

Moeldoko Puji Kinerja Alias Wello di Peresmian Kawasan Food Estate

Jhony

Ansar-Marlin Kembali Dapat Dukungan

HDM Fayyadh

KPU Kepri Pastikan Tiga Pasangan Bakal Cagub Negatif COVID-19

HDM Fayyadh

KPK Ingatkan Penyelenggara dan Peserta Pilkada Hindari Suap

HDM Fayyadh

Tingkatkan Sinergisitas, Kapolres Ajak Awak Media Ngopi Bareng

Jhony

Bersinergi, Polisi dan TNI Gelar Patroli Berskala Besar di Kabupaten Lingga

Jhony