(F/IST)

Rossi Kini Percaya Bisa Juara Dunia MotoGP 2020

PROBATAM.CO, Jakarta – Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi semakin percaya diri usai finis keempat di MotoGP San Marino. Rossi kini percaya bisa meraih gelar juara dunia MotoGP 2020.
Keyakinan itu mengacu persaingan antar pembalap di musim ini yang sulit untuk ditebak. Selain itu, The Doctor juga tidak berjarak terlalu jauh dari puncak klasemen pembalap yang ditempati Andrea Dovizioso.

Dovizioso saat ini mengoleksi 76 poin dari enam seri yang sudah berlangsung. Sementara Rossi berada di posisi keenam dengan 58 poin atau hanya berselisih 18 poin.

Valentino Rossi saat ini terpaut 18 poin dari Andrea Dovizioso yang berada di puncak klasemen pembalap. (Dorna Sports)

Dengan delapan seri tersisa, peluang Rossi untuk mengunci gelar juara dunia ke-10 sepanjang kariernya tetap terbuka asal bisa konsisten naik podium di setiap seri.

“Ini [perebutan gelar juara dunia] semakin menarik. Saya harus balapan lebih cepat, jika finis kedua saya hanya akan berjarak 11 poin dari puncak,” kata Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Peluang Rossi untuk meraih gelar juara dunia musim ini lebih terbuka seiring absennya Marc Marquez yang masih dalam tahap pemulihan cedera. Sebelum absen, The Baby Alien begitu mendominasi ajang balap motor paling bergengsi ini.

Absennya Marquez membuat pembalap manapun di MotoGP 2020 bisa keluar sebagai juara. Menurut Rossi, situasi ini membuat persaingan jauh lebih terbuka.

“Kami semua begitu dekat dan jelas tidak ada yang favorit karena setiap pembalap kerap bermasalah,” ucap Rossi.

“Quartararo merasakan tekanan jadi juara dunia dan membuat kesalahan, Dovizioso mendapatkan musim yang sulit dan tidak tahu apa yang akan dilakukan tahun 2021. Vinales hebat di kualifikasi dan tes, membuat catatan lap terbaik tetapi kekuatan saya bisa dilihat pada Minggu siang,” ia melanjutkan.

Rossi di musim ini baru sekali naik podium. Ia membukukan torehan itu saat finis ketiga di MotoGP Andalusia, 26 Juli lalu.

“Masih ada banyak balapan, segalanya bisa terjadi maka itu saya harus memberikan yang terbaik,” kata pembalap berusia 41 itu mengakhiri.(*)

Sumber : cnnindonesia.com

Print Friendly, PDF & Email