Presdir PT. CCC menerima tumpeng dari Bupati Karimun saat launching kawasan Meral Integrated Maritime Industry. foto : ist

Lauching Perusahaan Besar Asal Tiongkok, Bupati Tegaskan 70 persen Harus Tenaga Kerja Lokal

PROBATAM.CO, Karimun – Pemerintah kabupaten Karimun yang dinakhodai Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim kembali berhasil mendatangkan investor ke Bumi Berazam.

Buktinya, salah satu BUMN Tiongkok, PT. China Communication Contruction (CCC) membangun perusahaan berbasis maririm di Karimun.

Melalui anak perusahaan PT. Grace Rich Marine (GRM), berlokasi dipesisir pantai Sei Raya, kecamatan Meral ini bakal menyerap tenaga kerja mencapai 30 ribu orang.

Perusahaan yang dikenal dengan kawasan indusrtri, Meral Integrated Maritime Industry resmi dilaunching Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kamis (12/12), kemarin.

Rafiq mewakili pemerintah daerah sangat mendukung dibangunnya kawasan Meral Integrated Maritime Industry oleh PT CCC.

“Kami berharap kehadiran perusahaan ini bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Karimun,” kata Rafiq, kemarin.

Ia menjamin perusahaan ini bisa beroperasi. Tentu saja, dalam penyerapan tenaga kerjanya harus 70 persen tenaga kerja lokal.

“Sementara sisanya 30 persen boleh dari luar. Jika ternyata tenaga kerja lokal hanya diserap 30 persen, maka tak usah berinvestasi disini,” ujarnya.

Penegasan itu juga pernah disampaikannya kepada PT Saipem Indonesia Karimun Yard. Walau perusahaan asal Italia yang berada di Desa Pangke itu terbesar di Asia Tenggara.

“Kami tetap menekankan kalau semua perusahaan harus mengikuti aturan di Karimun dengan mengedepankan tenaga kerja lokal,” ungkapnya.

Presiden Direktur PT CCC, Li Guohui mengatakan, perusahaannya nanti akan bergerak dalam bidang galangan kapal (shipyard).

Perusahaan serupa, katanya juga sedang dikembangkan di Tuas, Singapura. Untuk tahap awal, mereka baru mereklamasi di atas lahan 49 hektar.

“Ini bergerak di bidang galangan kapal dengan total investasi sebesar Rp700 miliar. Saat ini, kita baru menggarap proyek reklamasi dengan luas lahan 49 hektar atau 8 juta kubik lahan dengan nilai investasi awal sekitar 55 US Dolar,” jelas Li Guohui.

Selain itu, Li Guohui mengatakan, pihaknya nanti juga bakal melakukan pendalaman alur sedalam 11 meter.

Johanes Kennedy, Komisaris PT Grace Rich Marine (GRM) menambahkan, PT CCC merupakan perusahaan besar di Tiongkok yang telah berusia lebih dari 100 tahun.

“Perusahaan ini sudah mengembangkan bisnisnya di berbagai belahan dunia. Mereka juga tertarik untuk berbisnis di Kabupaten Karimun,”ungkapnya.

Saat launching dihadiri Presiden Direktur PT CCC, Mr Li Guohui, Komisaris PT Grace Rich Marine, Johanes Kennedy, Wabup Karimun Anwar Hasyim, Ketua DPRD Karimun Yusuf Sirat dan sejumlah pengusaha Karimun. (frl)