Jejak telapak kaki binatang liar yang diduga Harimau Sumatera.

Warga Temukan Tapak Harimau Sumatera di Perbatasan Pekanbaru Kampar

PROBATAM.CO, Pekanbaru – Gonjang-ganjing keberadaan telapak kaki binatang liar yang diduga Harimau Sumatera (Planters Tigris Sumaterae) di Desa Karya Indah, Tapung Hilir, Kampar mendapat perhatian serius Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah II Riau di Pekanbaru.

Buktinya, Tim BBKSDA Selasa (3/12/2019) telah menurunkan tim penyelamatan guna menemukan keberadaan hewan liar dilindungi itu ke daerah yang diduga habitatnya.

“Kalau dilihat dari tapak hewan yang ditemukan warga, analisa sementara kuat dugaan adalah tapak harimau. Guna memastikan, tim BKSDA Riau sudah ke lokasi dan menyusuri jejaknya, ” sebut Kepala Bidang Wilayah III BBKSDA Riau, Heru Sutmantoro.

Analisa sementara Heru, tapak Harimau yang melintasi jalan perumahan penduduk desa itu bisa saja datang dari Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Syarif Kasim di Minas, Kabupaten Siak.

“Bisa jadi karena lokasi Tahura tak jauh dari sini, desa ini juga menjadi bagian dari area jelajah atau perlintasannya, ” sebut Heru.

Oleh karena itu Warga diharapkan tetap waspada guna mencegah terjadinya konflik antara manusia dan harimau.

“Tingkatkan saja kewaspadaan. Kami sedang bekerja menemukan hewan yg dilindungi itu, ” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Senin (2/12/2019) warga desa Karya Indahnya, Tapung Hilir dikejutkan oleh jejak hewan yang diduga harimau terlihat utuh di badan jalan.

Sebagian warga heran, bahkan muncul rasa takut keluar rumah. Lini medsos pun ramai menerima pesan berantai via akun medsos atau aplikasi pesan berbayar seperti Whatsapp atau Massenger.

“Mesti waspada dan hati-hati. Khususnya warga sekitar jalan Uka ke Garuda Sakti, Pekanbaru. Ditemukan tapak yang diduga harimau sebanyak 3 ekor. Selalu waspada, area lintasan sampai ke SMA 5 Tapung” pesan yang tertulis pada pesan grup berantai yang masuk melalui ponsel. (anr)